ASAHAN, AmiraRiau.com- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos.,M.Si., secara resmi menutup Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (02/10/2026) pukul 14.00 WIB.
Penutupan FSQ turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kajari Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, perwakilan Danlanal TBA, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua dan pengurus TP PKK Kabupaten Asahan serta tamu undangan lainnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mohammad Azmy Ismail AP MSi dalam laporannya menjelaskan, FSQ tahun 2026 dilaksanakan selama 4 hari, mulai 29 September hingga 2 Oktober 2026, dengan lokasi utama di Kecamatan Kisaran Barat.
Menurutnya, seluruh rangkaian perlombaan berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia. Bagi peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik, Pemerintah Kabupaten Asahan menyiapkan penghargaan berupa trofi dan uang tunai.
Azmy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung suksesnya FSQ, khususnya Camat Kisaran Barat, para kepala desa, masyarakat, serta BKM Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026," ujarnya.
Bupati menegaskan FSQ jangan hanya dimaknai sebagai ajang lomba seni dan keagamaan, tetapi harus menjadi media pembinaan bagi generasi muda agar memiliki kecerdasan intelektual yang diiringi dengan penguatan iman dan takwa.
"Melalui FSQ ini, generasi muda di Asahan memiliki kemampuan intelektual yang dibalut dengan iman dan takwa. Kita juga akan terus melakukan evaluasi setiap tahunnya agar pelaksanaan FSQ ke depan semakin baik," kata Bupati.
Ia juga meminta seluruh Camat se-Kabupaten Asahan untuk lebih meningkatkan partisipasi pada FSQ di tahun-tahun mendatang, khususnya pada cabang rebana klasik.
"Kepada seluruh Camat se-Kabupaten Asahan, kita wajibkan untuk mengirimkan peserta FSQ, khususnya rebana klasik, pada tahun-tahun berikutnya," tegas Taufik.
Bupati berharap melalui pembinaan yang berkelanjutan, Kabupaten Asahan mampu melahirkan peserta-peserta unggul yang dapat mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional.
"Harapan kita, Asahan dapat membawa namanya sampai ke tingkat nasional," tuturnya.
Rangkaian kegiatan penutupan meliputi pembacaan ayat suci Al-Quran, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sambutan Bupati Asahan, dan pembagian hadiah kepada juara umum.
Pada FSQ tahun ini, Juara Umum I diraih Kecamatan Kota Kisaran Barat, Juara Umum II Kecamatan Air Batu, dan Juara Umum III Kecamatan Sei Dadap.
Kegiatan penutupan berakhir pada pukul 17.30 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, lancar dan sukses.***
Penulis: Heru
Editor: Isman