Marwah Pergerakan Dinodai, Korda BEM SI Riau Kecam Dugaan Pencatutan Logo dalam Proposal "Ilegal"

I

Isman

Senin, 11 Mei 2026 | 12:50 WIB

Marwah Pergerakan Dinodai, Korda BEM SI Riau Kecam Dugaan Pencatutan Logo dalam Proposal "Ilegal"
Koordinator Daerah (Korda) BEM SI Riau, Ahmad Adnan.

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Dunia pergerakan mahasiswa di Riau memanas. Koordinator Daerah (Korda) BEM SI Riau, Ahmad Adnan, mengecam keras beredarnya proposal kegiatan yang mencatut logo BEM SI tanpa izin dan koordinasi. Proposal yang mengatasnamakan BEM Se-Riau tersebut diduga digunakan untuk meminta bantuan dana kepada berbagai pihak.

Ahmad Adnan menegaskan bahwa BEM SI adalah wadah pergerakan intelektual, bukan alat untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.

Adnan merasa geram karena logo aliansi yang selama ini dijaga integritasnya melalui jalur perjuangan, justru digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sebagai komoditas "jualan".

"Kami menduga adanya surat bantuan yang mencatut logo BEM SI. Perlu diingat, BEM SI bergerak dengan pergerakan, bukan dengan proposal permintaan bantuan untuk keuntungan kelompok. Saya tidak terima marwah aliansi ini dijatuhkan oleh kelompok yang tidak pantas berada di bawah naungan BEM Se-Riau," tegas Adnan.

Sebagai pemegang mandat resmi Koordinator BEM SI Riau, Adnan merasa namanya turut "dijual" secara tidak langsung karena penggunaan kop surat BEM Se-Riau dalam proposal tersebut. Ia menilai tindakan ini telah mencoreng nilai dasar mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi idealisme.

"Jika dilihat memakai kop surat BEM Se-Riau, maka secara otomatis posisi saya sebagai Korda yang sah ikut terseret. Aliansi mahasiswa adalah tempat kaum intelektual berbicara pergerakan, bukan tempat 'jualan' segelintir pihak," tambahnya.

Presiden Mahasiswa STIE Riau ini tidak akan tinggal diam. Ia berkomitmen untuk mengusut siapa dalang di balik pembuatan proposal tersebut dan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang berani menyalahgunakan identitas BEM SI.

"Karna ini sudah mencoreng gerakan, saya akan mengusut tuntas siapa dalang di balik proposal tersebut. Kami juga akan melaporkan pihak yang berani memakai logo BEM SI untuk kepentingan pribadi," tutup Ahmad Adnan dengan nada tinggi.***

Editor: Isman