Momentum Harkitnas ke-118 di Asahan, dari Asta Cita hingga Gerakan Sadar Pajak

I

Isman

Sabtu, 23 Mei 2026 | 00:45 WIB

Momentum Harkitnas ke-118 di Asahan, dari Asta Cita hingga Gerakan Sadar Pajak
Wakil Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah memberikan apresiasi nyata kepada para abdi negara.

ASAHAN, AmiraRiau.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan penuh khidmat. Upacara bendera yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Asahan ini dijadikan momentum krusial untuk memperkuat tali persatuan dan menatap arah transformasi digital nasional, Rabu (20/05/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., memimpin langsung jalannya seremonial. Agenda ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Asahan secara lengkap, mulai dari Ketua DPRD, Kajari, Dandim 0208/Asahan, Kapolres, Danlanal TBA, Danyon 126/KC, hingga Sekretaris Daerah dan para pimpinan OPD setempat.

Saat membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, Wakil Bupati Rianto menekankan pentingnya merelevansikan semangat Boedi Oetomo 1908 ke dalam tantangan global modern.

Peringatan Harkitnas 2026 Asahan tahun ini mengusung tema sentral “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Pesan tersebut ditujukan sebagai komitmen moral kolektif lintas generasi untuk membentengi pemuda Indonesia di tengah masifnya arus digitalisasi.

"Semangat kebangkitan nasional hari ini harus diwujudkan melalui kemandirian bangsa dan akselerasi transformasi digital yang sehat. Pemerintah pusat menegaskan bahwa arah pembangunan nasional saat ini wajib berorientasi pada kemanfaatan riil masyarakat, dengan menjadikan koridor Asta Cita sebagai kompas kebijakan bersama," ujar Wabup Rianto saat menyampaikan pidato Menkomdigi.

Melalui amanat tersebut, elemen akademisi, praktisi, dan generasi muda di Kabupaten Asahan diajak untuk bahu-membahu menciptakan iklim sosial-ekonomi yang adaptif namun tetap berbasis pada jati diri bangsa.

Prosesi upacara yang berlangsung selama 60 menit ini berjalan tertib sesuai tata upacara militer dan sipil, dimulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga mengheningkan cipta.

Tidak sekadar seremonial, Wakil Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan apresiasi nyata kepada para abdi negara. Acara diisi dengan penyerahan tali asih secara simbolis kepada ASN yang memasuki masa purna bakti (pensiun) serta penyaluran santunan duka kepada para ahli waris.

Tepat setelah upacara dibubarkan pada pukul 09.00 WIB, Wakil Bupati bersama rombongan Forkopimda langsung melakukan peninjauan stan Gerakan ASN Sadar Pajak (GASS PAK). Program inovasi internal ini digulirkan guna menggenjot komitmen kepatuhan pajak di kalangan aparatur sebagai motor penggerak pembiayaan pembangunan daerah.***

Penulis: Heru

Editor: Isman