Gandeng TP PKK Sumut, Pemkab Asahan Gembleng Ratusan Kader di Kisaran Menuju Tertib Administrasi

I

Isman

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:23 WIB

Gandeng TP PKK Sumut, Pemkab Asahan Gembleng Ratusan Kader di Kisaran Menuju Tertib Administrasi
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemkab Asahan menggelar Pelatihan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Tahun 2026 .

KISARAN, AmiraRiau.com – Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya mendongkrak kualitas tata kelola kelembagaan hingga ke tingkat akar rumput. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Pemkab menggelar Pelatihan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Tahun 2026 di Aula Hotel Antariksa Kisaran, Rabu (13/5/2026).

Agenda strategis yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, serta menghadirkan Staf Ahli II TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Drs. Ruhyat, sebagai narasumber utama.

Dalam pengarahannya, Ketua TP PKK Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menekankan bahwa kader PKK di era digital tidak boleh lagi sekadar menjalankan program kerja rutinitas tanpa adanya dampak (impact) yang terukur.

"Pengurus PKK di tingkat kecamatan saat ini dituntut untuk bekerja lebih adaptif, solutif, dan kaya akan inovasi. Setiap wilayah memiliki karakteristik masalah sosial yang berbeda, karena itu kader harus mampu merancang program yang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat," tegas Ny. Yusnila.

Beliau juga menggarisbawahi pentingnya keseragaman dan tertib administrasi sebagai barometer utama profesionalisme sebuah organisasi sosial kemasyarakatan.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Asahan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Darwinsyah Lubis, S.STP, menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus PKK untuk mulai memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem pelaporan kegiatan.

"Bupati berharap momentum pelatihan ini dimanfaatkan secara serius sebagai ruang serap ilmu. Kita ingin sistem administrasi PKK ke depan menjadi lebih efektif, modern, dan terdokumentasi dengan rapi digital. Hal ini penting guna memaksimalkan eksekusi 10 Program Pokok PKK di lapangan," papar Darwinsyah.

Selain sebagai forum transfer pengetahuan (transfer of knowledge), pelatihan ini menjadi instrumen penting untuk memetakan jalur koordinasi dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga kelompok dasawisma terkecil.

Dengan jaringan komunikasi yang solid, program-program nasional seperti penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan pendidikan anak usia dini dapat berjalan lebih akseleratif. Acara yang berlangsung interaktif ini ditutup secara resmi pada pukul 11.48 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar.***

Penulis: Heru

Editor: Isman