Operasi Antik Polda Riau 2026 Gulung 557 Tersangka dan 31 Kg Sabu

I

Isman

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:05 WIB

Operasi Antik Polda Riau 2026 Gulung 557 Tersangka dan 31 Kg Sabu
Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau resmi menutup Operasi Antik Lancang Kuning 2026 dengan capaian yang mencengangkan.

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau resmi menutup Operasi Antik Lancang Kuning 2026 dengan capaian yang mencengangkan. Selama 21 hari (16 April – 7 Mei 2026), aparat kepolisian berhasil memutus rantai peredaran gelap narkotika di Bumi Lancang Kuning dengan mengungkap 435 kasus dan menyeret 557 tersangka ke meja hijau.

Langkah ofensif ini menegaskan komitmen Kapolda Riau dalam memerangi peredaran barang haram yang kerap memanfaatkan jalur pesisir sebagai pintu masuk internasional.

Dalam pemetaan wilayah hukum, Polres Bengkalis keluar sebagai satuan paling produktif dengan mengungkap 74 kasus dan menangkap 101 tersangka. Namun, kejutan terbesar datang dari Polres Kepulauan Meranti. Meski jumlah kasusnya lebih sedikit, Meranti mencatatkan sitaan barang bukti sabu fantastis seberat 27 kilogram, yang mendominasi hampir 90% dari total sitaan seluruh Polda Riau.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Putu Yudha Prawira, merincikan hasil kumulatif dari seluruh Polres jajaran, yaitu Sabu 31,8 Kilogram, Ekstasi 2.319 Butir, Vape Etomidate dan uang tunai Rp159,8 Juta (Diduga hasil pencucian uang narkoba) dan puluhan ponsel dan 10 unit kendaraan bermotor.

"Operasi ini adalah serangan terukur untuk memutus mata rantai dari hulu hingga hilir. Letak geografis Riau yang terbuka mengharuskan tindakan tanpa kompromi. Kami pastikan, meski operasi berakhir, tekanan terhadap bandar tidak akan kendor sedikit pun," tegas Kombes Putu Yudha, Kamis (14/5/2026).

Penyitaan uang tunai ratusan juta rupiah menjadi strategi kepolisian untuk mematikan sokongan finansial para bandar (impoverishing the drug lords). Tanpa dukungan dana, jaringan ini diharapkan akan lumpuh total dan tidak mampu lagi mengorganisir pengiriman berskala besar.

Polda Riau mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif memberikan informasi, karena perang terhadap narkoba memerlukan mata dan telinga dari seluruh lapisan warga demi menjaga generasi masa depan Riau yang bersih dan sehat.***

Editor: Isman