PEKANBARU, AmiraRiau.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-80 PWI, berlangsung di Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, pada Kamis (7/5/2026).
Kegiatan berlangsung hangat, penuh keakraban dan dihadiri sejumlah tokoh di Riau, di antaranya mantan Gubernur Riau Syamsuar, Mambang Mit, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Taufik Ikram Jamil, Anggota DPD RI Habib Hamid Abdullah, anggota DPRD Riau Abdullah, Sekretaris Kominfo Pekanbaru Tengku Asnof, para mantan Ketua PWI Riau, serta para pimpinan asosiasi media.
Mengawali sambutannya, Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, mengatakan peringatan HPN dan HUT PWI menjadi momentum memperkuat komitmen wartawan agar tetap profesional dan berintegritas.
"PWI harus terus sejalan dengan pemerintah dalam membangun daerah, namun tetap menjaga independensi dan integritas jurnalistik. Wartawan harus menjadi penyampai informasi yang benar dan terpercaya," ujar Raja Isyam.
Ia juga menegaskan PWI Riau mendukung lahirnya insan pers yang profesional dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
“Kekuatan pers juga dibangun dari solidaritas dan kebersamaan pers, semoga kebersamaan kita hari semakin kokoh dan memperkokoh persatuan kita dan makin jaya kedepannya,” katanya.
“Semoga para insan pers, agar mampu menjawab tantangan masa depan yang semakin berat dan mengkhawatirkan, jaga marwah pers dan jaga integritas kita serta terus berusaha menjadi bagian kemajuan daerah ini,” harap Isyam.
Sementara itu, Kadiskominfotik Riau, Supriyadi, menyampaikan bagi Pemerintah Provinsi Riau pers sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Dalam berbagai dinamika pemerintahan, pers selama ini tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus ruang kontrol sosial yang membantu pemerintah terus melakukan perbaikan.
“Karena itu, bagi Pemerintah Provinsi Riau, pers bukan sekadar mitra formal, tetapi bagian yang ikut berjalan bersama pemerintah dalam menjaga keterbukaan informasi, membangun kepercayaan publik, serta memastikan masyarakat mengetahui arah pembangunan daerah,” terangnya.
“Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026, semoga ini menjadi momentum untuk memperkuat pers yang profesional, independen, dan semakin dicintai masyarakat,” ucap Supriyadi.
Dalam rangkaian acara, seluruh tamu undangan juga bersama-sama membacakan Surah Al-Fatihah untuk almarhum Zulmansyah Sekedang, Sekjen PWI Pusat, yang wafat pada 18 April 2026 lalu.
Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang PWI yang kini memasuki usia ke-80 tahun.***