Peringati Sumpah Pemuda, Pemprov Riau Harap Pemuda Bisa Berempati Terhadap Lingkungan

A

Alseptri Ady

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Pemprov Riau Harap Pemuda Bisa Berempati Terhadap Lingkungan

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk kembali memperkuat karakter generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Selain menumbuhkan jiwa patriotik dan kegigihan, generasi muda juga dituntut memiliki kepedulian serta empati terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Syahrial Abdi mengatakan, peringatan Sumpah Pemuda merupakan bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap ikrar persatuan yang lahir hampir satu abad lalu. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai tetap relevan untuk menjadi pijakan generasi muda dalam menjalani kehidupan berbangsa.

"Hari ini kita melaksanakan upacara Sumpah Pemuda untuk mengingatkan kembali peristiwa 98 tahun yang lalu. Tidak terasa, sudah hampir seratus tahun Sumpah Pemuda berlangsung dan selalu kita peringati dari masa ke masa," kata Sekda Syahrial Abdi di Halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (28/10/2026).

Dijelaskan, perjalanan panjang peringatan Sumpah Pemuda menunjukkan bahwa nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tetap memiliki arti penting hingga saat ini. Namun, tantangan yang dihadapi generasi muda kini membutuhkan bentuk pengamalan nilai kebangsaan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

"Pesan kami untuk pemuda Riau, selaras dengan tema Sumpah Pemuda tahun ini yaitu Patriotik, Gigih, dan Berempati. Menghadapi tantangan zaman hari ini, anak-anak muda kita harus memiliki kegigihan. Namun, ada satu hal yang sangat menarik dan penting untuk digarisbawahi, yaitu berempati," jelasnya.

Diungkapkan, empati menjadi salah satu karakter penting yang harus diperkuat di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat. Kemampuan memahami kondisi orang lain dan lingkungan sekitar diperlukan agar generasi muda tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi.

"Empati berarti membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan orang-orang di sekeliling kita. Jadi, di samping semangat pemuda yang memiliki jiwa patriotik dan harus gigih, pesan utama Sumpah Pemuda tahun ini adalah pentingnya rasa empati," ungkapnya.

Diterangkan, semangat patriotisme harus berjalan beriringan dengan kegigihan dan kepedulian. Generasi muda tidak cukup hanya memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan, tetapi juga harus mampu melihat persoalan sosial dan mengambil bagian dalam memberikan solusi.

Kondisi masyarakat yang terus berkembang, kata Syahrial, menghadirkan berbagai tantangan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kontribusi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.

"Kita tahu bahwa kondisi hari ini menghadirkan banyak kesulitan di tengah masyarakat, sehingga menuntut kita untuk terus berkolaborasi dan bersinergi," terangnya.

Ia menuturkan, momentum Sumpah Pemuda dinilai tepat untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan di kalangan generasi muda Riau. Kolaborasi menjadi penting agar energi dan kreativitas pemuda dapat diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Oleh karena itu, melalui tema Sumpah Pemuda tahun ini, saya rasa sangat tepat bagi kita untuk bersama-sama membangun kebersamaan di dalam jiwa pemuda kita," pungkasnya.***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: MCR