"Kami sangat mendukung inisiatif ini. Dengan transformasi yang tepat, posyandu akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat desa," sebutnya, Selasa (27/8/2024).
Ia menambahkan, Posyandu di Kabupaten Siak telah berhasil memperluas layanan. Dari sebelumnya hanya di bidang kesehatan, kini telah mencakup enam bidang pelayanan.
"Ini merupakan hasil kerja keras kami sebagai pembina Posyandu dan juga para kader di Kabupaten Siak. Kami juga berharap sesuai dengan arahan Mendagri, tahun 2025 dengan anggaran yang sudah ditentukan, Posyandu dapat melaksanakan semua bidang pelayanan yang telah ditetapkan" kata dia.
Istri Bupati Alfedri itu, juga menekankan pentingnya transformasi Posyandu agar lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa.
"Transformasi ini diperlukan agar Posyandu bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat, terutama di bidang kesehatan, gizi, dan kesejahteraan keluarga," katanya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan tema yang di usung tahun ini, mencerminkan komitmen pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, untuk mengoptimalkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
"Rakornas Posyandu tahun 2024 ini, diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam memperkuat peran Posyandu di seluruh Indonesia" tegasnya.
Tema Rakornas Posyandu tahun 2024 ini adalah, "Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Dalam Rakornas Posyandu 2024 ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan seperti diskusi panel juga workshop membahas berbagai aspek pengembangan Posyandu.
Termasuk peningkatan kapasitas kader Posyandu, inovasi dalam pelayanan, serta strategi penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa.***
"Kami sangat mendukung inisiatif ini. Dengan transformasi yang tepat, posyandu akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat desa," sebutnya, Selasa (27/8/2024).
Ia menambahkan, Posyandu di Kabupaten Siak telah berhasil memperluas layanan. Dari sebelumnya hanya di bidang kesehatan, kini telah mencakup enam bidang pelayanan.
"Ini merupakan hasil kerja keras kami sebagai pembina Posyandu dan juga para kader di Kabupaten Siak. Kami juga berharap sesuai dengan arahan Mendagri, tahun 2025 dengan anggaran yang sudah ditentukan, Posyandu dapat melaksanakan semua bidang pelayanan yang telah ditetapkan" kata dia.
Istri Bupati Alfedri itu, juga menekankan pentingnya transformasi Posyandu agar lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa.
"Transformasi ini diperlukan agar Posyandu bisa lebih maksimal dalam melayani masyarakat, terutama di bidang kesehatan, gizi, dan kesejahteraan keluarga," katanya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan tema yang di usung tahun ini, mencerminkan komitmen pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, untuk mengoptimalkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
"Rakornas Posyandu tahun 2024 ini, diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam memperkuat peran Posyandu di seluruh Indonesia" tegasnya.
Tema Rakornas Posyandu tahun 2024 ini adalah, "Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Dalam Rakornas Posyandu 2024 ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan seperti diskusi panel juga workshop membahas berbagai aspek pengembangan Posyandu.
Termasuk peningkatan kapasitas kader Posyandu, inovasi dalam pelayanan, serta strategi penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa.***