Rutan Manna Olah Lahan Ketahanan Pangan dan Media Hidroponik Botol Bekas

A

administrator

Rabu, 14 Januari 2026 | 00:00 WIB

Rutan Manna Olah Lahan Ketahanan Pangan dan Media Hidroponik Botol Bekas

MANNA, AmiraRiau.com — Rutan Kelas IIB Manna terus berinovasi dalam memberikan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa (13/01/2026), petugas dan warga binaan bersinergi melakukan perawatan lahan ketahanan pangan serta pembuatan media tanam semi-hidroponik di area luar Rutan.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Petugas Bimbingan Kemandirian, Depriansyah, sebagai langkah nyata mendukung 13 program akselerasi Kementerian terkait ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan ini, fokus utama petugas adalah melakukan Operasi Pengamatan Tanaman (OPT). Prosedur ini krusial untuk memastikan kesehatan tanaman melalui pemantauan pertumbuhan secara berkala, identifikasi dini serangan hama dan penyakit dan pembersihan gulma atau rumput liar yang menghambat nutrisi tanaman.

Selain perawatan lahan konvensional, WBP Rutan Manna juga diajarkan teknik pertanian modern yang ramah lingkungan. Mereka memanfaatkan botol plastik bekas untuk diubah menjadi media tanam semi-hidroponik.

Metode ini dipilih karena beberapa keunggulan. Pertama, ekonomis sebab menggunakan limbah plastik sebagai pengganti pot. Kedua, efisien karena memerlukan lahan yang lebih sempit namun hasil tetap maksimal, ketiga, nutrisi tanaman lebih mudah dikontrol, sehingga hasil panen lebih subur.

Kepala Rutan Manna, Muhamad Nur, memberikan apresiasi penuh atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bekal keterampilan hidup (life skill) bagi warga binaan.

"Kami ingin WBP memiliki pengetahuan praktis di bidang pertanian. Harapannya, setelah menyelesaikan masa pidana, mereka punya keahlian untuk meningkatkan kualitas hidup dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif," tegas Muhamad Nur.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib sesuai arahan pimpinan. Ke depannya, Rutan Manna berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian hidroponik sebagai bagian inti dari program pembinaan warga binaan.***

Penulis: Rls/Erlan S