"Ini tahap pertama. Berikutnya akan kita kirim lagi 4-5 orang sesuai kemampuan keuangan daerah," ujar Bambang.
Dia berharap para pejabat Meranti yang dikirim untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan nasional itu, betul-betul menyerap ilmu yang dibagikan oleh narasumber.
"Ini adalah Diklat kepemimpinan yang
berorientasi untuk perubahan birokasi menuju Indonesia yang memiliki ASN berkualitas internasional," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Puslatbang PKASN LAN RI Drs. Riyadi M.Si mengatakan pembukaan tersebut bersamaan dengan Pelatihan Manajer Madya dari BP Batam.
Tujuan dari kegiatan tersebut, tambahnya, untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada jabatan tinggi pratama yang akan melaksanakan tugas dan fungsi di pemerintah daerah.
"Sedangkan untuk Pejabat BP Batam, mengembangkan kompetensi teknis dalam pengelolaan kinerja organisasi secara efektif dan efisien," sebutnya.
Senada dengan itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto, berharap peserta pelatihan yang terdiri dari 60 peserta dengan jabatan eselon II itu, tentunya mempunyai pengalaman dan jam terbang masing masing.
"Peserta PKASN ini sebagai agen perubahan birokrasi yang memberikan kontribusi, mewarnai dan mengubah birokrasi lebih baik lagi. Karena tantangan birokrasi kedepannya semakin komplek," ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan, Sekretaris Mahkamah Agung, Kepala Pusdikmin Lemdiklat Polri, Perwakilan Pusdikajen Kodiklat TNI AD, Perwakilan Kementerian LHK, Perwakilan Kemensos, BRIN dan 24 Sekda kabupaten/kota se-Indonesia. (Bom)
"Ini tahap pertama. Berikutnya akan kita kirim lagi 4-5 orang sesuai kemampuan keuangan daerah," ujar Bambang.
Dia berharap para pejabat Meranti yang dikirim untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan nasional itu, betul-betul menyerap ilmu yang dibagikan oleh narasumber.
"Ini adalah Diklat kepemimpinan yang
berorientasi untuk perubahan birokasi menuju Indonesia yang memiliki ASN berkualitas internasional," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Puslatbang PKASN LAN RI Drs. Riyadi M.Si mengatakan pembukaan tersebut bersamaan dengan Pelatihan Manajer Madya dari BP Batam.
Tujuan dari kegiatan tersebut, tambahnya, untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada jabatan tinggi pratama yang akan melaksanakan tugas dan fungsi di pemerintah daerah.
"Sedangkan untuk Pejabat BP Batam, mengembangkan kompetensi teknis dalam pengelolaan kinerja organisasi secara efektif dan efisien," sebutnya.
Senada dengan itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto, berharap peserta pelatihan yang terdiri dari 60 peserta dengan jabatan eselon II itu, tentunya mempunyai pengalaman dan jam terbang masing masing.
"Peserta PKASN ini sebagai agen perubahan birokrasi yang memberikan kontribusi, mewarnai dan mengubah birokrasi lebih baik lagi. Karena tantangan birokrasi kedepannya semakin komplek," ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan, Sekretaris Mahkamah Agung, Kepala Pusdikmin Lemdiklat Polri, Perwakilan Pusdikajen Kodiklat TNI AD, Perwakilan Kementerian LHK, Perwakilan Kemensos, BRIN dan 24 Sekda kabupaten/kota se-Indonesia. (Bom)