Ketua Aliansi Masyarakat Melayu Riau, Heri mengatakan, bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Gubri dalam mengatasi persoalan lahan antara pihak PT SIR dengan warga Okura.
"Ini adalah bagian dari sebuah anugerah dan bentuk yang selama ini kami tunggu-tunggu, kami sangat berterima kasih kepada pak gubernur sebagai sosok yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat," ujar Heri.
Selain itu, pihaknya juga sampaikan ungkapan terima kasih kepada pihak PT SIR yang bersedia mengikuti ruang komunikasi bersama warga okura.
"Saya juga sampaikan terima kasih kepada pihak PT SIR yang legowo untuk duduk bersama seperti ini," jelasnya.
Selanjutnya, Warga Okura berkomitmen untuk mengikuti arahan lanjutan dari Pemprov Riau. Ia berharap, perjuangan tersebut dapat menjadi ruang untuk kehidupan anak dan cucu ke depannya.
"Kami akan mengikuti arahan pemerintah di bawah Pak Gubernur, semoga ada ruang hidup untuk anak cucu kita ke depan. karena masih ada anak-anak kita yang orang tuanya statusnya berada di bawah ekonomi lemah, sehingga gizinya kurang, sekolahnya tak sampai," tutupnya.***
Ketua Aliansi Masyarakat Melayu Riau, Heri mengatakan, bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Gubri dalam mengatasi persoalan lahan antara pihak PT SIR dengan warga Okura.
"Ini adalah bagian dari sebuah anugerah dan bentuk yang selama ini kami tunggu-tunggu, kami sangat berterima kasih kepada pak gubernur sebagai sosok yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat," ujar Heri.
Selain itu, pihaknya juga sampaikan ungkapan terima kasih kepada pihak PT SIR yang bersedia mengikuti ruang komunikasi bersama warga okura.
"Saya juga sampaikan terima kasih kepada pihak PT SIR yang legowo untuk duduk bersama seperti ini," jelasnya.
Selanjutnya, Warga Okura berkomitmen untuk mengikuti arahan lanjutan dari Pemprov Riau. Ia berharap, perjuangan tersebut dapat menjadi ruang untuk kehidupan anak dan cucu ke depannya.
"Kami akan mengikuti arahan pemerintah di bawah Pak Gubernur, semoga ada ruang hidup untuk anak cucu kita ke depan. karena masih ada anak-anak kita yang orang tuanya statusnya berada di bawah ekonomi lemah, sehingga gizinya kurang, sekolahnya tak sampai," tutupnya.***