Setelah dilakukan pembukaan dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan Pernyataan Sikap atau Maklumat Forum Dosen Universitas Riau yang langsung dibacakan oleh Prof.Dr.Ir Feliatra, DEA, Selaku Pembina Forum Dosen Universitas Riau.
Prof Feliatra menegaskan, Dinamika politik yang terjadi akhir-akhir ini memunculkan sikap dari berbagai kampus baik dalam bentuk petisi dan lainnya. Hari ini, Unri turut menyampaikan maklumat yang berisikan lima poin.
Pertama, meminta kepada presiden dan semua pejabat pemerintah untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai etika dan moral dalam memimpin kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjadi panutan dan tauladan rakyat.
Kedua, meminta pemerintah beserta aparatur negara untuk selalu taat pada ketentuan hukum dan berlaku adil dalam menyelenggarakan Pemilu. Sehingga mampu mewujudkan pemilu berintegritas yang hasilnya dipercaya rakyat.
Ketiga, meminta komitmen presiden untuk mewujudkan mewujudkan pemilu yang berlandaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, sehingga mampu mewujudkan demokrasi yang bermarwah.
Keempat, Meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk berani menindak segala bentuk pelanggaran pemilu agar terwujudnya pemilu yang berintegritas.
dan kelima , menyatakan civitas akademika Universitas Riau akan selalu berperan aktif menjaga marwah demokrasi Indonesia. Maklumat disampaikan oleh Profesor Feliatra, sekaligus pembina forum dan maklumat demokrasi.
Setelah pembacaan maklumat, kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri.(Ady)
Setelah dilakukan pembukaan dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan Pernyataan Sikap atau Maklumat Forum Dosen Universitas Riau yang langsung dibacakan oleh Prof.Dr.Ir Feliatra, DEA, Selaku Pembina Forum Dosen Universitas Riau.
Prof Feliatra menegaskan, Dinamika politik yang terjadi akhir-akhir ini memunculkan sikap dari berbagai kampus baik dalam bentuk petisi dan lainnya. Hari ini, Unri turut menyampaikan maklumat yang berisikan lima poin.
Pertama, meminta kepada presiden dan semua pejabat pemerintah untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai etika dan moral dalam memimpin kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjadi panutan dan tauladan rakyat.
Kedua, meminta pemerintah beserta aparatur negara untuk selalu taat pada ketentuan hukum dan berlaku adil dalam menyelenggarakan Pemilu. Sehingga mampu mewujudkan pemilu berintegritas yang hasilnya dipercaya rakyat.
Ketiga, meminta komitmen presiden untuk mewujudkan mewujudkan pemilu yang berlandaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, sehingga mampu mewujudkan demokrasi yang bermarwah.
Keempat, Meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk berani menindak segala bentuk pelanggaran pemilu agar terwujudnya pemilu yang berintegritas.
dan kelima , menyatakan civitas akademika Universitas Riau akan selalu berperan aktif menjaga marwah demokrasi Indonesia. Maklumat disampaikan oleh Profesor Feliatra, sekaligus pembina forum dan maklumat demokrasi.
Setelah pembacaan maklumat, kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri.(Ady)