Setelah Ada Korban Jiwa, Akhirnya Pemprov Riau Perbaiki Jalan Sontang Rohul di APBD-P 2026

A

Alseptri Ady

Senin, 03 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Setelah Ada Korban Jiwa, Akhirnya Pemprov Riau Perbaiki Jalan Sontang Rohul di APBD-P 2026

PEKANBARU, AmiraRiau.com - Pemerintah Provinsi Riau pastikan akan menangani kerusakan ruas jalan Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan melalui APBD Perubahan Provinsi Riau 2026. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau, Zulfahmi, mengatakan tim Bidang Bina Marga telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. 

"Tim Bina Marga kemarin sudah melakukan survei ke lokasi. Dari hasil pengecekan, terdapat tiga titik kerusakan dengan kedalaman rata-rata mencapai satu meter," kata Zulfahmi, Senin (3/8/2026)

Menurutnya, kondisi kerusakan tersebut membuat penanganan tidak bisa dilakukan hanya dengan perbaikan fungsional atau penimbunan sederhana. Dibutuhkan penimbunan dalam volume besar agar jalan dapat kembali berfungsi dengan baik.

Perbaikan total di tiga titik kerusakan jalan lintas tersebut agar bisa berfungsi maksimal dalam jangka panjang.

"Kalau hanya dilakukan penimbunan secara fungsional, hasilnya tidak akan efektif untuk jangka panjang. Apalagi kondisi eksisting saat ini masih terendam. Sehingga penanganan yang dilakukan melalui APBD Perubahan juga berupa penimbunan sesuai kondisi di lapangan," ujarnya.

Zulfahmi mengungkapkan, untuk memperbaiki tiga titik kerusakan berat tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar. Besarnya kebutuhan anggaran disebabkan tingkat kerusakan yang cukup parah serta perlunya pekerjaan penimbunan dalam jumlah besar agar jalan memiliki daya tahan lebih baik.

Dengan masuknya proyek tersebut dalam APBD Perubahan 2026, Pemprov Riau berharap akses transportasi masyarakat di Kecamatan Bonai Darussalam dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi warga tidak lagi terganggu akibat kondisi jalan yang rusak.

Seperti diketahui, kerusakan di jalan lintas Sontang - Kasang Padang di Kecamatan Bonai Darussalam sudah sangat parah. Dalamnya kerusakan jalan membentuk kubangan membuat aktifitas lalu lintas kendaraan tergangggu.

Hal ini diperparah ketika hujan turun, membuat kubangan jalan tersebut terendam air. Kerusakan di ruas jalan ini sudah lama dikeluhkan masyarakat khususnya pengguna kendaraan yang melewati akses jalan ini.

Bocah 9 Tahun Tewas Saat Terjebak Jalan Rusak di Sontang-Duri

Sebelumnya, seorang murid sekolah dasar bernama Naufal Arrafi (9), dinyatakan meninggal dunia setelah tak sadarkan diri saat mobil yang ditumpanginya terjebak cukup lama di ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri yang rusak parah dan terendam genangan air, Kamis (30/7/2026).

Dalam keadaan tak sadarkan diri, siswa asal SDN 011 di Desa Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir itu dilarikan ke RSUD Rohul. Namun, dalam perjalanan, korban mengembuskan napas terakhir.

Sebelumnya, Naufal dan pamannya, Ikbal Hafiz (29), ditemukan pingsan tak berdaya di dalam mobil Toyota Avanza silver bernomor polisi B 2051 BRA di tengah jalan rusak di Jalan lintas Provinsi di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam.

Dari keterangan warga sekitar lokasi, Mobil yang dikemudikan Ikbal bersama keponakannya terperangkap di jalur yang dipenuhi genangan air akibat kerusakan jalan provinsi yang tak kunjung diperbaiki secara permanen.

Saksi mata mengaku awalnya curiga lantaran kendaraan jenis MPV itu berhenti cukup lama tanpa ada tanda-tanda aktivitas dari penghuni di dalamnya.

"Awalnya kami mengira mobil itu kosong. Setelah didekati, ternyata ada dua orang di dalam. Wajah keduanya pucat dan tidak sadarkan diri. Kaca mobil dalam keadaan terbuka," ungkap seorang warga yang ikut mengevakuasi korban.***

Editor: Alseptri Ady

Sumber: MCR