Siak Menuju Kabupaten Pangan Aman, BBPOM Pekanbaru Latih 40 Kader Desa dan Pasar

A

administrator

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:00 WIB

Siak Menuju Kabupaten Pangan Aman, BBPOM Pekanbaru Latih 40 Kader Desa dan Pasar

SIAKm, AmiraRiau.com – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menegaskan bahwa Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan adalah kunci utama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam agenda Advokasi Keamanan Pangan yang digelar oleh Balai Besar POM (BBPOM) Pekanbaru di Kantor Bupati Siak, Kamis (12/2/2026).

Program ini menyasar tiga pilar utama komunitas: Sekolah, Desa, dan Pasar. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam upaya promotif dan preventif pola hidup sehat di Kabupaten Siak.

Wabup Syamsurizal menekankan bahwa program ini harus berdampak nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar acara formalitas. Ia menargetkan pengawasan pangan aman bisa menjangkau seluruh kecamatan di Siak.

"Tahun 2026 ini adalah stimulus awal. Ke depan, program ini harus masuk ke setiap kecamatan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya dalam mengonsumsi pangan yang sehat," ujar Syamsurizal.

Secara khusus, Wabup memberikan instruksi kepada pihak sekolah untuk memperketat pengawasan terhadap kantin dan jajanan di sekitar lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penggunaan bahan pengawet atau zat warna berbahaya yang sering mengancam kesehatan siswa.

"Tolong dipelajari betul materinya. Jangan sampai anak-anak kita mengonsumsi zat berbahaya. Kita harus jaga bersama keamanan pangan di sekolah," tegasnya.

Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, yang hadir sebagai narasumber menambahkan bahwa tujuan akhir dari advokasi ini adalah membangun kemandirian masyarakat. Menurutnya, komunitas sekolah, desa, dan pasar harus mampu mengidentifikasi serta menolak pangan yang tidak memenuhi standar mutu.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari pengelola pasar, kepala desa, dan pihak sekolah. Ke depannya, model "Desa Pangan Aman" dan "Pasar Pangan Aman" akan direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Siak.***