PEKANBARU, AmiraRiau.com - Mengusung kolaborasi bersama-sama maju membangun Sumber Daya Manusia (SDM) anak Riau, Calon Rektor Universitas Riau (Unri), Prof Dr Elfizar, SSi, MKom, bersilaturahmi ke kantor Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM), Rabu, (24/6/2026), Jalan KH Achmad Dahlan, Sukajadi.
Selain berkolaborasi, sebagai kader Muhammadiyah Prof Elfizar berkomitmen jika terpilih sebagai Rektor Unri Periode 2026-2030 akan menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi dengan menggandeng Muhammadiyah.
Saat ini, PWM Riau memiliki 2 perguruan tinggi mumpuni di Pekanbaru, antara lain Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dan Institut Pendidikan dan Teknologi 'Aisyiyah (IPTAR).
"Saya ini kader Muhammadiyah tentu punya tanggung jawab memajukan dunia Pendidikan di Riau. Apalagi, Muhammadiyah Riau memiliki perguruan tinggi berkualitas seperti Umri dan IPTAR," ungkap laki-laki kelahiran Teluk Latak, Bengkalis ini di hadapan pengurus.
Hadir dalam silaturahmi tersebut para Wakil Ketua PWM Riau di antaranya merangkap Koordinator Dikdasmen Dr Sutarmo, Wakil Ketua dan Koordinator Lembaga Pembina Haji dan Umrah Dr Imron Rosyadi, Wakil Ketua dan Koordinator Majelis Ekonomi Dr Yusril Rasul, Wakil Ketua Koorinator Lingkungan Hidup Dr Agusmandar dan Bendahara PWM Drs Adrian Ali.
Ia menjelaskan, melalui kerja sama dan kolaborasi dengan perguruan tinggi di kawasan sekitar, kualitas dan daya saing Universitas Riau bisa semakin meningkat.
Wakil Dekan II Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unri ini mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk meminta doa restu dan dukungan dari keluarga besar Muhammadiyah.
“Sebagai anggota Muhammadiyah, tentu saya perlu meminta doa restu dan dukungan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. Bagaimanapun mutu pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari peran Muhammadiyah yang telah berhasil menyelenggarakan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi,” kata Prof Elfizar.
Menurutnya, keikutsertaannya dalam kontestasi pemilihan Rektor Unri dilandasi keinginan untuk membawa perubahan dan meningkatkan kualitas perguruan tinggi terbesar di Riau tersebut.
Ia menilai masih ada sejumlah aspek perlu diperkuat agar Universitas Riau mampu bersaing di tingkat internasional. Gagasan tersebut, kata dia, telah dituangkan dalam visi dan misi yang telah disampaikan kepada panitia pemilihan rektor.
“Saya punya visi bagaimana Universitas Riau bisa menjadi universitas bertaraf global. Posisi Unri sangat strategis karena berada di kawasan Asia Tenggara. Sangat disayangkan jika potensi geopolitik tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Prof Elfizar menilai, upaya menuju kampus berkelas dunia tidak harus dilakukan dengan target yang terlalu jauh. Menurutnya, peningkatan kualitas dapat ditempuh melalui penguatan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai universitas di negara tetangga.
Sementara itu, Dr Sutarmo mengatakan niat baik dan ikhlas dari Prof Elfizar harus didukung serta diwujudkan. PWM Riau memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk meraih dukungan dan kemenangan.
"Niat ikhlas dan baik ini harus didukung dengan memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk raih kemenangan," jelasnya.
Sementara itu, pengurus PWM Riau lainnya, Dr Agusmandar menjelaskan ide kolaboratif disampaikan Prof Elfizar sangat bagus di era sekarang yang memang dituntut berkolaborasi, tidak bisa sendiri-sendiri. Apalagi kolabarasi antara Unri dengan Muhammadiyah dalam pengembangan SDM anak Riau ke depannya.
Demikian juga dukungan kolaborasi antara Unri dengan Muhammadiyah disokong Bendahara PWM Riau, Drs Adrian Ali. Mantan Ketua DPRD Kota Pekanbaru ini mengatakan kolaborasi merupakan konsep bagus saling menguntungkan dan sama-sama maju antara dua pihak atau lebih.
"Konsep bagus, kolaborasi antara Unri-Umri dan perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya untuk kemajuan anak-anak kemenakan kita. Saya alumni Unri, semoga impian memajukan Unri bisa terwujud oleh Prof Elfizar. Bismillah, doa kami itu saja, sukses," harap Adrian Ali. ***