Targetkan 750 Ha, Pemkab Siak Pertajam Kolaborasi Peremajaan Sawit Rakyat

I

Isman

Kamis, 16 April 2026 | 16:52 WIB

Targetkan 750 Ha, Pemkab Siak Pertajam Kolaborasi Peremajaan Sawit Rakyat
Bupati Siak, Afni Zulkifli, secara resmi membuka Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) Tahun 2026, Kamis (16/4/2026).

SIAK, AmiraRiau.com – Bupati Siak, Afni Zulkifli, secara resmi membuka Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) Tahun 2026 pada Kamis (16/4/2026). Dalam arahannya, Bupati Afni menekankan bahwa kunci utama keberhasilan transformasi perkebunan di Negeri Istana adalah kolaborasi erat antara pemerintah dan petani.

Mengingat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak sangat bergantung pada sektor manufaktur dan perkebunan, stabilitas produktivitas sawit menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“Lahan kita sudah tidak ada lagi untuk perluasan. Maka satu-satunya solusi adalah mendorong produktivitas lewat program PSR. Kita harus akses peluang dari BPDPKS ini bersama-sama agar tidak hanya menjadi penonton kebijakan negara,” tegas Bupati Afni di Okky Resto, Siak.

Pemerintah Kabupaten Siak menetapkan target peremajaan kebun kelapa sawit seluas 750 Hektare untuk tahun 2026. Target ini mencakup perkebunan eks-plasma maupun perkebunan swadaya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin, menjelaskan bahwa hingga tahun 2025, program PSR telah berhasil menjangkau 3.119 kebun dengan total luas mencapai 7.223 hektare. Sosialisasi ini bertujuan memastikan petani memahami teknis dan syarat administrasi agar target 2026 tercapai secara optimal.

Kesiapan kelompok tani dalam menyiapkan proposal menjadi fokus utama. Bupati Afni meminta jajaran dinas terkait untuk membenahi pelayanan jika petani masih menemui kendala dalam mengakses pendanaan.

Semangat ini disambut baik oleh pelaku di lapangan. Ketua Koperasi Jasa Jaya Abadi Sungai Berbari, Purnama, mengaku termotivasi untuk segera menuntaskan proses pengajuan meskipun saat ini masih dalam tahap perbaikan administrasi.

“Dengan adanya pendampingan dari dinas, kami merasa lebih terbantu dalam proses pengusulan. Kami sangat tertarik mengikuti PSR karena dampaknya nyata bagi kesejahteraan anggota,” ujar Purnama.

Melalui konsolidasi yang kuat, Pemkab Siak optimis sektor perkebunan akan tetap menjadi pilar tangguh yang menopang ekonomi daerah di tengah dinamika harga global.***

Editor: Isman

Sumber: MC Siak