Calon Gubernur Riau (Cagubri) Abdul Wahid dalam orasinya politiknya menyatakan kegembiraanya hadir di tengah-tengah ribuan pendukung malam ini. Wahid pun menyatakan semangat pendukung paslon nomor urut satu ini tak surut hingga pencoblosan yang tinggal 13 hari ini lagi.
"Alhamdulillah, semua suku sudah mendukung kita. Dari hasil survey sudah berpihak kepada kita. Tinggal bapak ibu lagi membuktikan pada 27 November nanti," teriak Wahid dalam orasinya.
Wahid mengingatkan kepada pendukungnya bersama-sama mengawasi pelaksanaan Kepala Daerah (Pilkada) dengan jujur dan adil tanpa politik uang. Kekompakan adalah kunci kemenangan. Jika memang ada pihak sengaja berbuat curang segera laporkan kepada pihak berwenang.
Ada pun soal visi misi, Wahid menyatakan dirinya bersama SF Hariyanto komit mewujudkan apa yang diharapkan masyarakat. Mulai masalah infrastruktur yang paling dikeluhkan masyarakat Riau hingga soal lapangan kerja.
"Pak Haryanto saat menjabat Pj Gubernur Riau sudah menuntaskan 21 ruas jalan di Pekanbaru. Semua sudah perbaiki, walau secara adalah tanggung jawab Pemko Pekanbaru. Tapi inilah bentuk perhatian nyata," papar Wahid.
Selain itu, Wahid juga menyatakan komit akan membatu semua rumah ibadah. Tak hanya itu, penggali kubur, guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) akan dapat insentif. Semua iitu tidak lain sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Riau kelak.
"Kami sudah punya komitmen dengan UAS. Kami akan membangun Islamic Center di kawasan Bandar Serai Purna MTQ. Kami juga bertekad nenjadikan Riau negeri Islami. Kami juga akan membarasntas judi online dan narkoba," sebut Wahid.
Sementara Cawgubri SF Hariyanto mengajak kepada semua pendukung yang hadir berjuang bersama untuk mewujudkan harapan bersama untuk mewujudkan Riau lebih maju lagi.
Karena itu, pada 27 November nanti Haryanto pun mengajak untuk menjaga TPS masing-masing dari tindak kecurangan yang dapat merugikan paslon Bermarah.
"Siiap menjaga TPS masing-masing. Kalau ada yang membagi bagi laporkan," teriak Hariyanto yang langsung dijawab siap oleh pendukung.*