PEKANBARU, AmiraRiau.com - Terhitung sejak awal Januari hingga 23 Oktober 2026, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pekanbaru dari sektor pajak sudah menembus angka Rp1,04 triliun.
Capaian tersebut sudah berkisar 80 persen dari target tahun ini sebesar Rp1,3 triliun.
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharpan, menyebutkan bahwa PAD pajak di 2026 tumbuh sekitar 9,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.
Ia menjelaskan terdapat sejumlah sektor pajak yang mengalami pertumbuhan signifikan seperti pajak reklame. Dimana pada 2025 capaiannya di angka Rp32,4 miliar, sedangkan tahun ini sudah Rp44,6 miliar.
"Kemudian pajak air tanah juga tumbuh mencapai 141 persen dibandingkan tahun lalu dengan kurun waktu yang sama. Tahun lalu capaian hanya Rp9,5 miliar, saat ini realisasinya sudah mencapai Rp23,7 miliar," ungkap Denny, Selasa (27/10/2026).
Begitu juga dengan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atau makan minum yang alami pertumbuhan sebesar 17,8 persen dibandingkan tahun lalu. Capaiannya saat ini sudah Rp400 miliar lebih, sementara tahun lalu hanya Rp339 miliar.
Pajak Bumi dan Bangunan juga alami kenaikan dibandingkan tahun lalu, dimana saat ini realisasi nya sudah mencapai Rp162,6 miliar.
Di sisa waktu jelang akhir Desember 2026, terang Denny, pihaknya optimistis target Rp1,3 triliun bisa terealisasi.
"Untuk itu kita terus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, melakukan berbagai upaya, termasuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan," ujarnya.
Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui pendataan dan pengawasan terhadap potensi pajak, tetapi juga dengan memberikan kemudahan serta keringanan kepada masyarakat melalui kebijakan yang diberikan.
"Kemudian juga untuk seluruh proses pelayanan dan pembayaran pajak sudah online melalui bank dan E-commerce," tutup Denny.***
Penulis: Afnan
Editor: Isman