ASAHAN, AmiraRiau.com – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (RakorPem) Bulan April Tahun 2026 guna memastikan keselarasan pembangunan daerah dengan agenda nasional. Bertempat di Aula Dinas Kesehatan, Jumat (17/04/2026), rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP.
Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, hingga pimpinan instansi layanan publik seperti RSUD H. Abdul Manan Simatupang dan PDAM Tirta Silau Piasa.
Dalam arahannya, Wabup Rianto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan pembangunan tahun ini. Ia menetapkan empat fokus utama, yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan optimalisasi pelayanan publik yang cepat dan transparan.
Salah satu poin krusial dalam RakorPem kali ini adalah pengawalan implementasi program strategis pemerintah pusat. Seluruh perangkat daerah diminta aktif mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan sektor pendidikan melalui Sekolah Garuda, serta program ketahanan pangan berupa Cetak Sawah Baru.
"Seluruh jajaran harus bergerak bersama mendukung Gerakan ASRI, pembentukan Koperasi Merah Putih di desa, hingga pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Ini adalah upaya nyata kita untuk kesejahteraan masyarakat pesisir dan petani," ujar Rianto.
Aspek kesejahteraan sosial juga menjadi sorotan dengan evaluasi program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemerintah memprioritaskan perbaikan rumah rusak berat bagi masyarakat berpenghasilan rendah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Selain itu, dalam hal tata kelola birokrasi, RakorPem membahas penerapan Manajemen Talenta sesuai regulasi terbaru. Sistem ini dirancang untuk menciptakan aparatur yang kompeten dan siap mengisi posisi strategis guna mewujudkan visi: "Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan."
RakorPem Bulan April 2026 ditutup dengan komitmen seluruh jajaran untuk segera mengimplementasikan arahan teknis di lapangan demi pembangunan yang lebih merata.***
Penulis: Heru