MERANTI, AmiraRiau.com- Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mengajak seluruh warga Kepulauan Meranti untuk mendoakan langkah Bupati Asmar di tingkat pusat agar perjuangan anggaran dan perizinan Jembatan Selat Akar berjalan lancar demi membuka aksesibilitas wilayah kepulauan.
Selain isu infrastruktur, Wabup juga mengingatkan masyarakat untuk bersikap bijak dan kritis-konstruktif dalam menyikapi dinamika informasi di media sosial.
"Kritik adalah bagian dari demokrasi, tetapi sampaikanlah secara santun dan membangun. Tidak ada pemimpin yang ingin masyarakatnya susah. Meranti baru berusia 18 tahun dan Tasik Putri Puyu 14 tahun, perjalanan kita masih muda sehingga butuh kesabaran dan kebersamaan berkelanjutan. Pemimpin boleh berganti, namun pembangunan daerah harus terus berjalan," tegasnya saat memimpin upacara khidmat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kecamatan Tasik Putri Puyu di halaman Kantor Camat Tasik Putri Puyu, Jumat (24/7/2026).
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala OPD, anggota DPRD, pimpinan instansi vertikal, jajaran Camat dan Kepala Desa, BPD, serta tokoh agama, adat, pemuda, dan masyarakat setempat.
Mengawali amanatnya, Wabup Muzamil menyampaikan salam hangat dari Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, yang tidak dapat hadir langsung karena sedang mengawal agenda dinas di Jakarta guna memperjuangkan percepatan pembangunan proyek vital Jembatan Selat Akar.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil mengapresiasi perjalanan 14 tahun Kecamatan Tasik Putri Puyu sebagai momentum refleksi dan penguatan gotong royong.
"Empat belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Berbagai dinamika dan pencapaian telah mewarnai perjalanan Tasik Putri Puyu. Berkat kerja keras pemerintah dan dukungan seluruh elemen masyarakat, berbagai kemajuan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi terus kita wujudkan bersama," ujar Muzamil.***