MEDAN, AmiraRiau.com – Wakil Bupati Asahan, Rianto, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut (Perseroda) di Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, beberapa waktu lalu Forum strategis ini merumuskan arah pengembangan perusahaan, terutama dalam memperkuat fondasi keuangan dan daya saing perbankan daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Muhammad Bobby Afif Nasution, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta jajaran komisaris dan direksi PT Bank Sumut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung penuh langkah Bank Sumut dalam memperkuat struktur permodalan. Menurutnya, bank daerah ini merupakan motor penggerak ekonomi melalui akses layanan keuangan yang inklusif.
"Penguatan Bank Sumut akan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan dunia usaha. Inovasi layanan adalah kunci," ujar Rianto.
Fokus utama RUPS kali ini adalah mendorong Bank Sumut naik ke Kelompok Bank dengan Modal Inti (KBMI) 2. Saat ini, modal inti Bank Sumut tercatat sekitar Rp5,2 triliun. Untuk mencapai target kategori KBMI 2, dibutuhkan tambahan modal sebesar Rp800 miliar lagi guna mencapai angka Rp6 triliun.
Untuk memenuhi target tersebut, para pemegang saham menyepakati langkah strategis, sebagian dividen tahun buku 2025 akan dialokasikan kembali sebagai tambahan modal pada tahun 2026, Bank Sumut didorong untuk berekspansi ke berbagai sektor produktif di luar sektor pemerintahan dan peningkatan kualitas layanan untuk menjawab tantangan perbankan modern.
RUPS yang berakhir pada pukul 17.30 WIB ini berjalan kondusif dengan kesepakatan bulat antar pemegang saham untuk memperkuat posisi Bank Sumut sebagai pemimpin pasar di Sumatera Utara.***
Penulis: Heru