Peringati HUT IGTKI PGRI ke-76 di Kantor Bupati, Sekda Rohul Tegaskan PAUD Adalah Fondasi Utama SDM

I

Isman

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:36 WIB

Peringati HUT IGTKI PGRI ke-76 di Kantor Bupati, Sekda Rohul Tegaskan PAUD Adalah Fondasi Utama SDM
Mewakili Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM., Plt. Sekretaris Daerah Drs. H. Yusmar, M.Si., menghadiri peringatan HUT IGTKI - PGRI ke-76 tingkat Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026).

ROKAN HULU, AmiraRiau.com – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sektor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mewakili Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM., Plt. Sekretaris Daerah Drs. H. Yusmar, M.Si., menghadiri langsung upacara khidmat Peringatan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) - PGRI ke-76 tingkat Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026).

Agenda perayaan hari jadi organisasi profesi guru TK tersebut dipusatkan di lapangan halaman Kantor Bupati Rokan Hulu dan diikuti oleh ratusan tenaga pendidik dari berbagai kecamatan.

Dalam arahannya, Plt. Sekda Rohul H. Yusmar menyampaikan harapan besar agar IGTKI-PGRI Rokan Hulu dapat terus bergerak maju, adaptif, serta konsisten meningkatkan mutu kompetensi pedagogik para anggotanya di wilayah tugas masing-masing.

Yusmar menggarisbawahi bahwa fase pendidikan anak usia dini merupakan determinan atau faktor penentu utama dalam arsitektur pembangunan jangka panjang Sumber Daya Manusia (SDM).

"Pada fase usia emas (golden age) ini, anak-anak memiliki kemampuan struktural yang luar biasa dalam menyerap informasi visual, membentuk fondasi karakter, menumbuhkan daya kreativitas, serta mengadopsi nilai-nilai moralitas dasar. Di sinilah peran para guru TK dan PAUD menjadi sangat strategis untuk mencetak generasi masa depan Rohul yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi," tegas Drs. H. Yusmar, M.Si.

Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, Alreza, menyatakan bahwa mengemban tugas sebagai pamong anak usia dini bukanlah perkara yang mudah. Profesi ini menuntut adanya modal sosial berupa kesabaran prima, ketulusan rasa, serta dedikasi profesi yang tinggi.

Alreza memaparkan bahwa indikator keberhasilan guru TK melampaui batas kemampuan kognitif dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

"Lebih dari sekadar calistung, guru PAUD adalah aktor utama yang menyuntikkan nilai kedisiplinan, kemandirian organik, sopan santun, toleransi, serta spirit kebersamaan sejak dini. Konstruksi berpikir dan karakter yang diajarkan hari ini akan menjadi cetak biru (blueprint) kepribadian anak di masa depan," urai Alreza.

Menghadapi tantangan disrupsi zaman siber, Kadisdik Rohul mendorong para fungsionaris IGTKI untuk terus melakukan pembaruan pengetahuan (upgrading) dan menghadirkan metodologi pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta menyenangkan bagi anak.

Momentum hari jadi ke-76 ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan bertransformasi menjadi wadah konsolidasi internal, penguatan jejaring kemitraan, serta peningkatan profesionalisme kolektif guru TK se-Rokan Hulu.***

Penulis: Yus

Editor: Isman