Bidik Pentas Global, MUI Riau Kukuhkan 9 Komisi dan 4 Lembaga

I

Isman

Minggu, 24 Mei 2026 | 01:43 WIB

Bidik Pentas Global, MUI Riau Kukuhkan 9 Komisi dan 4 Lembaga
Pengukuhan Komisi/Lembaga dan Rapat Kerja Daerah (Raker MUI Riau 2026).

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau (MUI Riau) resmi memulai babak baru masa khidmatnya. Melalui agenda Pengukuhan Komisi/Lembaga dan Rapat Kerja Daerah (Raker MUI Riau 2026), lembaga keulamaan ini menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi poros penggerak peradaban Islam yang mandiri dan berdaya saing internasional.

Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Balai Serindit, Kompleks Kediaman Gubernur Riau, Sabtu (23/05/2026) ini, dihadiri sekitar 400 peserta. Mereka terdiri dari unsur pengurus pleno, perwakilan tokoh agama, akademisi, serta delegasi undang dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Pada momentum strategis tersebut, dilakukan pengukuhan resmi terhadap 9 komisi dan 4 lembaga di bawah naungan MUI Provinsi Riau untuk masa bakti 2025–2030. Langkah ini diambil sebagai upaya restrukturisasi organisasi guna mengoptimalkan akselerasi pelayanan keumatan.

Ketua Umum MUI Provinsi Riau, Dr. H. Saidul Amin, M.A., dalam pidato iftitahnya memaparkan tiga misi besar yang menjadi kompas gerak organisasi selama lima tahun ke depan.

Pertama, memperkuat konsolidasi internal, soliditas pengurus, serta memperdalam penetrasi peran keulamaan di tengah dinamika sosial masyarakat Riau. Kedua, memperluas ekspansi dakwah, membangun jejaring strategis, serta berkontribusi nyata dalam isu-isu keislaman di tingkat regional dan global, khususnya di kawasan Asia Tenggara dan ketiga, membangun Fondasi ekonomi organisasi yang kuat, profesional, dan berkelanjutan agar pelayanan umat tidak ketergantungan pada pihak luar.

Sebagai informasi, rekam jejak Saidul Amin di kancah internasional memang tidak diragukan. Selain menakhodai institusi ulama di Bumi Lancang Kuning, ia juga memegang amanah strategis sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sekaligus Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM).

Langkah progresif yang dicanangkan oleh pengurus daerah ini mendapat dukungan penuh dari tingkat pusat. Sekretaris Jenderal MUI, Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A., yang hadir langsung memberikan arahan, menyatakan optimisme besarnya terhadap masa depan kepengurusan ini.

"MUI Riau memiliki modal geopolitik dan geostrategis yang luar biasa. Berada di koridor budaya serumpun Melayu dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, wilayah ini sangat layak menjadi 'Jendela ASEAN' dalam menyuarakan dakwah Islam yang moderat (wasathiyah), inklusif, dan berkemajuan di Asia Tenggara," tegas Amirsyah.

Dukungan serupa juga mengalir dari Pemerintah Provinsi (Pemprov Riau). Melalui Asisten III Setdaprov Riau yang hadir mewakili Plt. Gubernur, pemerintah berkomitmen memberikan stimulan moril maupun materil guna menyokong program kerja MUI, terutama pada sektor pembinaan moral, sosial-keagamaan, dan pendidikan karakter bangsa.

Selaras dengan cita-cita tersebut, Raker tahun ini mengusung tema filosofis: “Bertahta di Hati Umat, Bersemayam di Jiwa Bangsa dan Berdampak untuk Semesta”. Melalui payung tema ini, kepengurusan baru diharapkan mampu melahirkan program kerja taktis yang langsung menyentuh akar rumput sekaligus relevan menjawab tantangan global.***

Penulis: AJD

Editor: Isman