Dendam Sering Bertengkar Sama Ibunya, Remaja di Bengkalis Gorok Leher Ayah Kandung Hingga Putus

A

Alseptri Ady

Rabu, 08 April 2026 | 14:46 WIB

Dendam Sering Bertengkar Sama Ibunya, Remaja di Bengkalis Gorok Leher Ayah Kandung Hingga Putus

BENGKALIS, AmiraRiau.com - Pria paruh baya Rijal Pasaribu (47) ditemukan tewas bersimbah darah dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya sendiri. Ia diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri.

Peristiwa tragis terjadi di dalam rumah korban Jalan Sampurna Baru kilometer 38 RT 01 RW 04 Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (7/4) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian saleh siregar dalam keterangannya menyampaikan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 13.19 WIB.

Informasi itu segera ditindaklanjuti oleh personel Bhabinkamtibmas dan piket fungsi yang langsung menuju lokasi kejadian perkara.

Setibanya di TKP petugas menemukan korban dalam kondisi sangat mengenaskan korban mengalami luka bacok di bagian kepala dengan bagian leher nyaris terputus sehingga menyebabkan kematian di tempat.

"Bahkan, kondisi korban sangat mengenaskan dengan bagian leher hampir terputus. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, diketahui bahwa sebelum kejadian sempat terjadi pertengkaran antara korban dengan istrinya pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui meminta sejumlah uang dan sempat terjadi cekcok. Setelah itu, istri korban pergi ke ladang meninggalkan korban bersama anaknya di rumah,"kata Kapolres Bengkalis.

Motif Pelaku Karena Dendam Korban Sering Bertengkar dengan Ibunya

Motif pembunuhan akibat pertengkaran turut dibenarkan Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama. Hasil pemeriksaan setelah ditangkap, pelaku mengaku sakit hati.

"Hasil pemeriksaan motif sakit hati karena bapaknya ini suka menganiaya ibunya. Jadi korban dianiaya saat berada di kamar, ini seperti akumulasi perbuatan bapaknya dan puncaknya kemarin pagi itu," kata Agung.

Setelah dilakukan olah TKP, Sekitar pukul 14.45 WIB Kanit Reskrim Polsek Pinggir, Iptu Donni Widodo Siagian, beserta tim opsnal langsung mengamankan anak korban yang diduga pelaku bernama RMMP (19 tahun) dan  pelaku dibawa ke Polsek Pinggir guna penyidikan lebih lanjut,

Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengaku sebelum kejadian di hari yang sama sekitar pukul 08.00 WIB ayahnya (korban) sempat bertengkar dengan ibunya karena korban meminta uang kepada ibunya sambil marah-marah dan kemudian sempat terjadi pertengkaran antara korban dan ibunya.

Diduga pelaku saat itu sedang berada di rumah sempat mendengar korban dan ibunya bertengkar. Setelah pertengkaran itu ibunya sempat memberikan uang sebesar Rp150 ribu kepada korban sebelum pergi ke ladang.

Sementara pelaku dan korban sedang berada dirumahnya. Ketika itu korban sedang tidur di dalam kamarnya, pelaku yang melihat korban sedang tidur di dalam kamar langsung mengambil parang babat dari gudang rumahnya dan kemudian pelaku sambil membawa parang pergi ke kamar korban. Lalu, pelaku membacok korban sebanyak empat kali ke arah kepala dan leher korban. Sehingga sebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian dalam kondisi leher korban nyaris putus dari badannya.

"Pada pukul 14.45 WIB Kanit Reskrim, Iptu Donni Widodo beserta tim opsnal Polsek Pinggir mendatangi TKP. Setelah datang di TKP Kanit Reskrim beserta tim opsnal mengamankan pelaku RMMP (19 tahun)," terangnya.

Kini pelaku pembunuhan ayah kandung telah diamankan di Mapolsek Pinggir guna mempertangung jawabkan perbuatannya.***

Editor: Alseptri Ady