"Kegiatan ini dalam rangka mendukung Direktorat Jendral Pajak integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan NPWP sesuai dengan amanat UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan dimana Perbankan juga berperan aktif dalam melakukan penyelarasan NPWP dengan nasabah, karyawan, vendor dan investor. Dan ini tentu saja menimbulkan tantangan bagi perbankan terkait pinjaman terstruktur pada waktu yang tidak panjang," kata Ketua Umum PERBANAS, Kartika Wirjoatmodjo.
Masih kata Ketum PERBANAS, untuk menghadapi tantangan tersebut diperlukan kolaborasi dan sinergi antara perbankan dan pemerintah sebagai motor penggerak perekonomian terbesar. Kolaborasi ini penting dilakukan untuk menciptakan solusi yang lebih inovaitif dan efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang di masa depan.
"Untuk itu PERBANAS mengundang industri perbankan dalam acara ini untuk memberikan arahan tetang kondisi industri keuangan dan bagaimana isu perbankan yag berperan aktif dalam kemajuan perekonomian kedepannya. Semoga sahring diskusi pada acara ini bermanfaat bagi semua peserta forum yang hadir," tutupnya.
Pada sesi pertama yang dipandu oleh moderator Andre Simangungsong, Senior Research Spesialist, Mandiri Institute ini diskusi bersama Panelis Wisnu Wardhana yang merupakan Chief Economist Bank Danamon. Panelis pertama dengan detail menyampaikan update perkembangan ekonomi dan perbankan saat ini.
Untuk sesi kedua, acara semakin hangat dengan diskusi yang dipandu oleh Freddy Kurnianto yang merupakan Senior Vice President Head of Accounting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sesi kedua ini, Panelis Teddy Pirngadi yang merupakan Kepala Departemen Pengelolaan Kepatuhan Laporan Bank Indonesia memaparkan topik Common Error dalam pelaporan Antasena.
Acara berakhir setelah Panelis ketiga, Hantriono Joko Susilo yang merupakan Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Direktorat Jendral Pajak, Kementerian Keuangan RI dengan topik Konversi NIK menjadi NPWP menurut UU HPP. Sesi ketiga ini dipandu oleh moderator Yuandri Martua Philip yang merupakan Ketua Komite Kerja/Working Group PERBANAS (Head of Tax PT Bank Central Asia, Tbk).
Panitia CFO Forum PERBANAS juga memberikan Door Prize dan Grand Prize serta gift untuk peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung. ***
"Kegiatan ini dalam rangka mendukung Direktorat Jendral Pajak integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan NPWP sesuai dengan amanat UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan dimana Perbankan juga berperan aktif dalam melakukan penyelarasan NPWP dengan nasabah, karyawan, vendor dan investor. Dan ini tentu saja menimbulkan tantangan bagi perbankan terkait pinjaman terstruktur pada waktu yang tidak panjang," kata Ketua Umum PERBANAS, Kartika Wirjoatmodjo.
Masih kata Ketum PERBANAS, untuk menghadapi tantangan tersebut diperlukan kolaborasi dan sinergi antara perbankan dan pemerintah sebagai motor penggerak perekonomian terbesar. Kolaborasi ini penting dilakukan untuk menciptakan solusi yang lebih inovaitif dan efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang di masa depan.
"Untuk itu PERBANAS mengundang industri perbankan dalam acara ini untuk memberikan arahan tetang kondisi industri keuangan dan bagaimana isu perbankan yag berperan aktif dalam kemajuan perekonomian kedepannya. Semoga sahring diskusi pada acara ini bermanfaat bagi semua peserta forum yang hadir," tutupnya.
Pada sesi pertama yang dipandu oleh moderator Andre Simangungsong, Senior Research Spesialist, Mandiri Institute ini diskusi bersama Panelis Wisnu Wardhana yang merupakan Chief Economist Bank Danamon. Panelis pertama dengan detail menyampaikan update perkembangan ekonomi dan perbankan saat ini.
Untuk sesi kedua, acara semakin hangat dengan diskusi yang dipandu oleh Freddy Kurnianto yang merupakan Senior Vice President Head of Accounting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sesi kedua ini, Panelis Teddy Pirngadi yang merupakan Kepala Departemen Pengelolaan Kepatuhan Laporan Bank Indonesia memaparkan topik Common Error dalam pelaporan Antasena.
Acara berakhir setelah Panelis ketiga, Hantriono Joko Susilo yang merupakan Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Direktorat Jendral Pajak, Kementerian Keuangan RI dengan topik Konversi NIK menjadi NPWP menurut UU HPP. Sesi ketiga ini dipandu oleh moderator Yuandri Martua Philip yang merupakan Ketua Komite Kerja/Working Group PERBANAS (Head of Tax PT Bank Central Asia, Tbk).
Panitia CFO Forum PERBANAS juga memberikan Door Prize dan Grand Prize serta gift untuk peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung. ***