- Memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
- Meningkatkan dan memeratakan infrastruktur dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
- Memperkuat sarana dan prasarana transportasi laut serta darat, baik antar pulau, dalam daerah, maupun lintas perbatasan.
- Meningkatkan mutu dan jaminan pendidikan sesuai kebutuhan industri, birokrasi, dan kewirausahaan.
- Memperluas layanan jaminan kesehatan, ketenagakerjaan, serta perlindungan sosial bagi masyarakat.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, perkebunan, perikanan, ekonomi kreatif, dan UMKM.
- Memperkuat pengamalan nilai-nilai keagamaan serta mempererat semangat persatuan dan gotong royong.
- Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan SDM.
- Inovasi Budaya Kerja ASN -Meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.
- Sistem Inovasi Membangun Desa (SIBANDES) - Program percepatan pembangunan pedesaan.
- Pembangunan Berkelanjutan - Menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan lingkungan.
- Semangat dan Aksi Wanita Andalan (SAMAWA) - Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan.
- Aksi dan Relasi Ruang Milenial (AR-RUMI)-Meningkatkan partisipasi generasi muda.
- Gerakan Mengaji Bersama (GEMA) - Penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
- Pemberdayaan Pondok Pesantren-Mendukung perkembangan pendidikan berbasis agama.
- Dusun Amanah dan Mandiri (DAMAI) - Penguatan kemandirian masyarakat desa.
- Angka kemiskinan yang masih tinggi, yakni sebesar 23,15%.
- Rendahnya rasio pendidikan terhadap jumlah tenaga kerja yang tersedia.
- Kerusakan lingkungan akibat abrasi pantai, dengan total panjang abrasi mencapai 137.000 meter, sementara penanggulangan baru mencapai 4,68% (6.413 meter).
- Penurunan pengelolaan sampah, dari 31,28% (2022) menjadi 31,18% (2023) dan tingginya angka stunting, sebesar 19,6%.