Festival Cian Cui Digelar Sore Hari, Ramadan di Kepulauan Meranti Tetap Khusyuk, Masuk Kalender Event Nasional

A

administrator

Minggu, 15 Februari 2026 | 00:00 WIB

Festival Cian Cui Digelar Sore Hari, Ramadan di Kepulauan Meranti Tetap Khusyuk, Masuk Kalender Event Nasional

MERANTI, AmiraRiau.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan perayaan Imlek dan Ramadan 2026 berlangsung berdampingan secara tertib di Kota Selatpanjang. Tradisi budaya Festival Perang Air Cian Cui tetap digelar, sementara kegiatan Ramadan masyarakat Muslim berjalan dengan penyesuaian waktu dan penataan lokasi oleh pemerintah daerah.

Berdasarkan jadwal resmi panitia dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti, Festival Perang Air Cian Cui 2026 berlangsung pada 17–22 Februari 2026 di kawasan Jalan Merdeka dan pusat kota Selatpanjang. Permainan air dijadwalkan pukul 15.30–17.30 WIB, sebagai bentuk penyesuaian agar tidak mengganggu umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dan persiapan berbuka.

Di sisi lain, bazar Ramadan tetap berjalan di titik yang telah ditata pemerintah seperti kawasan pusat kota dan taman kota, dengan pengaturan jam operasional agar tidak mengganggu jalannya festival maupun aktivitas ibadah.

Ramadan Hingga Idulfitri Tetap Khusyuk

Memasuki Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 H, suasana religius di Selatpanjang tetap terjaga. Aktivitas tadarus di masjid dan musala, buka puasa bersama warga, pembayaran zakat fitrah, hingga persiapan salat Id berlangsung sebagaimana tradisi masyarakat Meranti.

Pasar Ramadan, pusat belanja, serta aktivitas mudik lokal juga berjalan dengan penataan pemerintah agar tertib dan nyaman. Kehidupan masyarakat tetap seimbang antara tradisi budaya dan ibadah keagamaan.

Pertemuan Imlek dan Ramadan tahun ini menjadi gambaran kehidupan masyarakat Meranti yang beragam namun harmonis. Tradisi Cian Cui tetap digelar sebagai identitas budaya daerah, sementara Ramadan dijalankan dengan khusyuk hingga Idulfitri.

Masuk Kalender Event Nasional

Festival Perang Air Cian Cui 2026 tercatat sebagai bagian dari program Kharisma Event Nusantara (KEN), kalender event nasional pariwisata Indonesia.

Selain permainan air, rangkaian kegiatan meliputi parade budaya, lomba seni, bazar kuliner khas sagu, pameran UMKM kreatif, serta hiburan rakyat. Event ini diproyeksikan menarik puluhan ribu wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Tradisi Lama yang Terus Dijaga

Festival Perang Air Cian Cui merupakan tradisi lama masyarakat Tionghoa Selatpanjang yang telah lama menjadi bagian dari perayaan Imlek, sebelum kemudian berkembang menjadi festival wisata daerah di Kepulauan Meranti.

Pengaturan jadwal festival, bazar Ramadan, serta standar keamanan dan kebersihan disiapkan panitia untuk memastikan kenyamanan masyarakat dan pengunjung. Pertemuan Imlek dan Ramadan di Meranti menjadi simbol toleransi yang telah terjaga sejak lama.

Festival Perang Air bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi ruang kebersamaan lintas suku dan agama yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Meranti.