Harga Sembako di Bengkulu Selatan Terpantau Stabil, Wakapolres Ingatkan Pedagang Jangan Timbun Barang

A

administrator

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:00 WIB

Harga Sembako di Bengkulu Selatan Terpantau Stabil, Wakapolres Ingatkan Pedagang Jangan Timbun Barang

MANNA, AmiraRiau.com – Guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H, Polres Bengkulu Selatan bersama Pemda dan DPRD menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Modern (PTM) Kutau, Jumat (27/2/2026).

Sidak ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Bengkulu Selatan, Kompol Berlan Simanjuntak, S.H., serta dihadiri langsung Wakil Bupati Yevri Sudianto, Ketua DPRD Juli Hartono, S.E., M.AP, serta unsur TNI dan dinas terkait. Petugas menyisir satu per satu lapak pedagang untuk berdialog dan mencatat perkembangan harga komoditas utama.

Berdasarkan hasil pemantauan, secara umum harga kebutuhan pokok di Manna masih berada dalam kategori stabil. Meski ada kenaikan pada beberapa komoditas, angkanya dinilai belum signifikan dan masih dalam batas kewajaran.

"Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan stok tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Fokus kami adalah pengawasan rutin guna mencegah praktik penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab," ujar Kompol Berlan Simanjuntak mewakili Kapolres AKBP Awilzan.

Beberapa harga komoditas di PTM Kutau per 27 Februari 2026 tercatat sebagai berikut, Beras Lokal: Rp 16.000/kg (Stabil), Daging Ayam Potong: Rp 45.000/kg, Telur Ayam: Rp 58.000/karpet, Cabe Merah Keriting: Rp 50.000/kg, dan Cabe Rawit: Rp 70.000/kg (Sedikit fluktuatif karena pasokan luar daerah)

Dalam dialog dengan pedagang, tim gabungan memastikan bahwa jalur distribusi barang dari luar daerah hingga saat ini masih berjalan lancar. Meski demikian, kepolisian mengeluarkan peringatan tegas agar tidak ada pihak yang mencoba "bermain" harga atau menimbun stok di tengah tingginya permintaan masyarakat.

"Personel kami mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran atau praktik penimbunan, kami akan ambil langkah hukum yang tegas," tegas Wakapolres.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah di tengah pasar mendapat apresiasi dari pembeli maupun pedagang. Kehadiran aparat dinilai mampu menekan spekulasi harga yang sering kali dilakukan tengkulak menjelang hari besar keagamaan.

Polres Bengkulu Selatan berkomitmen akan terus melakukan pemantauan berkala hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang demi menjaga daya beli masyarakat dan ketertiban ekonomi daerah.***

Penulis: Erlan S