Kawal Astacita dari Desa Ulak Lebar, Polres Bengkulu Selatan Ikuti Panen Raya Serentak Bersama Presiden

I

Isman

Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:41 WIB

Kawal Astacita dari Desa Ulak Lebar, Polres Bengkulu Selatan Ikuti Panen Raya Serentak Bersama Presiden
Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., memimpin jajaran Polres Bengkulu Selatan zoom meeting nasional peresmian infrastruktur pangan Polri dan Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026, Sabtu (16/5/2026).

BENGKULU SELATAN, AmiraRiau.com – Jajaran Polres Bengkulu Selatan memperkuat komitmennya dalam mendukung stabilitas pangan nasional. Dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., kepolisian setempat mengikuti Zoom Meeting nasional peresmian infrastruktur pangan Polri dan Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan strategis ini dipusatkan di hamparan pertanian Desa Ulak Lebar, Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan, sebagai representasi kesiapan daerah dalam menjaga ketahanan pangan dari sektor hulu.

Agenda ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dan instansi vertikal terkait, di antaranya Wakapolres KOMPOL Kusman Jaya, S.H., M.H., Kepala Dinas Pertanian Binagransyah, S.P., M.M., perwakilan Kodim 0408 Kapten Inf. Edy Setiawan, pihak Kejaksaan Negeri, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Camat Pino Agusman, serta para kepala desa se-Kecamatan Pino.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa urusan pangan di Bengkulu Selatan dikelola dengan koordinasi yang matang dan terintegrasi.

Dalam kegiatan yang berpusat di lokasi utama bersama Presiden RI tersebut, Kapolri melaporkan capaian masif Korps Bhayangkara dalam mengoptimalkan lahan tidur dan membangun infrastruktur distribusi pangan.

Hingga pertengahan 2026, Polri telah mendirikan 1.376 Satuan Pelayanan Pangan Gerak (SPPG), dengan target akhir mencapai 1.500 unit di seluruh Indonesia.

"Kami memohon kepada Bapak Presiden untuk meluncurkan 166 unit SPPG Polri baru di 18 Polda dan 10 Gudang Polri. Ini adalah langkah nyata mendukung program Astacita menuju swasembada pangan nasional, termasuk pembangunan 33 unit SPPG di wilayah 3T untuk menyokong distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG)," papar Kapolri dalam laporannya.

Presiden RI, yang tiba di lokasi utama sekitar pukul 14.00 WIB, sempat meninjau inovasi teknologi pertanian, termasuk pemanfaatan batu bara untuk aktivasi unsur hara pupuk petani yang dinilai sangat efisien.

Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa kemandirian sebuah bangsa sangat bergantung pada kedaulatan pangannya.

"Pangan merupakan ujung tombak dalam suatu negara. Dengan adanya program ini, saya harapkan akan menjadi langkah awal dan pondasi kokoh menuju Indonesia yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera," tegas Presiden sebelum menekan sirine peresmian bersama.

Selain agenda pangan, momen ini juga menandai peresmian Museum dan Monumen Perjuangan Pahlawan Nasional Marsinah. Seluruh rangkaian acara yang diikuti virtual oleh Polres Bengkulu Selatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.***

Penulis: DL

Editor: Isman