Dimana arah angin saat itu mengarah pada area project, dimana Gas SO2 memiliki karakteristik tidak berwarna dan berbau tajam berdampak buruk terhadap kesehatan manusia dengan menimbulkan iritasi saluran pernapasan.
"Di saat bersamaan pekerja kondisi panik dan berlarian sehingga menimbulkan kelelahan dan pusing dan pekerja tersebut tidak menggunakan APD pelindung pernafasan," ujar Rival.
Langkah berikutnya dari dugaan awal itu kata Rival. Tim akan melakukan review SOP dan pelaksanaanya, dan system tanggap darurat, serta syarat K3 pengendalian bahan kimia berbahaya."Jadi Tim investigasi masih bekerja," ujarnya.
Dirilis sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau telah menurunkan tim investigasi untuk menyelidiki dugaan kebocoran gas belerang (sulfur) di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Pangkalan Kerinci, Pelalawan (Ady)