JAKARTA, AmiraRiau.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo merespons isu terkait Komisaris PT Pembangunan Perumahan (PP) Aisyah Zakiyyah sebagai keponakannya. Dody mengatakan, pihak yang dapat membuktikan hubungan tersebut akan diberikan hadiah umrah gratis bagi pemeluk agama Islam.
"Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umroh gratis, kalau dia beragama Islam," ujar Menteri Dody dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Sementara itu, Aisyah Zakiyyah juga memberikan jawaban serupa saat ditanya mengenai hubungan kekerabatannya dengan Menteri Dody.
Aisyah juga menawarkan hadiah umrah gratis bagi pihak yang dapat membuktikan hubungan tersebut. Meski demikian, keduanya tidak memberikan klarifikasi secara langsung mengenai isu hubungan kekerabatan yang berkembang.
Sebelumnya, penunjukan Aisyah sebagai Komisaris PT PP menjadi perhatian publik setelah dikaitkan dengan Menteri PU. Sebagian warganet juga mempertanyakan latar belakang kompetensinya serta usianya yang dinilai masih muda.
Aisyah diangkat sebagai komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, pada 19 Mei 2026. Ia menggantikan Ernadhi Sudarmanto yang sebelumnya diberhentikan dengan hormat dari jabatan komisaris perusahaan tersebut.
Berdasarkan riwayat pendidikannya, perempuan kelahiran Jakarta, 30 Desember 1993 ini memiliki latar belakang akademis dari luar negeri.
Ia memperoleh gelar Sarjana Applied Chemistry and Biochemistry dari Gunma University, Jepang, pada tahun 2015. Setelah itu, ia melanjutkan studi dan meluluskan pendidikan Magister International Communication di Macquarie University, Sydney, Australia, pada 2018. Pengalaman kerja Aisyah meliputi posisi Manajer E-Commerce dan Marketing di Lingble Ltd., Singapura, serta Team Leader Sales Division di PT Toyota Tsusho System Indonesia periode 2023-2024.
Ia juga sempat menjabat sebagai Director and Strategic Planner di PT Lumintoo Sukses Incomso pada periode tahun 2024 hingga 2025.
Sejak tahun 2025, Aisyah dipercaya mengemban amanah sebagai Tenaga Ahli Menteri sekaligus Juru Bicara (Jubir) Kementerian PU sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Komisaris PT PP. Di dalam jajaran pengurus PT PP, Aisyah bertanggung jawab mengawasi sektor pengembangan sumber daya manusia, manajemen talenta, suksesi, sistem remunerasi, serta struktur organisasi.
Di PT PP, Aisyah bertugas mengawasi pengembangan sumber daya manusia serta manajemen talenta perusahaan. Ia juga membawahi pengawasan suksesi, sistem remunerasi, dan struktur organisasi perusahaan.
Sebelumnya warganet menyoroti isu hubungan keluarga dengan Menteri PU, tetapi juga mempertanyakan rekam jejak serta kompetensi yang dimilikinya. Diskusi publik semakin hangat karena usia Aisyah yang dinilai masih sangat muda untuk mengemban jabatan sebagai komisaris. Aisyah resmi diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 19 Mei 2026 untuk menggantikan Ernadhi Sudarmanto.***