JAKARTA, AmiraRiau.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan kembali menunjukkan konsistensinya dalam menjemput bola ke pemerintah pusat. Kali ini, Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, melakukan audiensi langsung dengan Kementerian Perhubungan guna memperjuangkan peningkatan fasilitas transportasi dan keselamatan jalan di daerahnya.
Dalam pertemuan formal tersebut, Bupati Rifai diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si. Fokus utama pertemuan ini adalah sinkronisasi kebutuhan daerah dengan program bantuan dari pusat.
Sejumlah poin krusial disampaikan Bupati Rifai demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Beberapa usulan prioritas tersebut meliputi Fasilitas Jalan berupa pengadaan traffic light (lampu merah), lampu penerangan jalan umum, dan rambu-rambu lalu lintas.
Selanjutnya, sarana transportasi yaitu pengadaan bus sekolah guna mempermudah akses pendidikan siswa dan pengadaan Alat Uji Kendaraan Bermotor (KIR) serta kendaraan Patroli Pengawalan (Patwal).
“Tujuan utama kami adalah mendapatkan dukungan dari anggaran pusat. Kami temui langsung Pak Dirjen untuk memaparkan urgensi kebutuhan di lapangan. Mudah-mudahan usulan ini dapat segera diakomodir,” ujar Rifai, Jumat (17/4/2026).
Bupati Rifai mengaku optimis bahwa lobi-lobi langsung ke kementerian memiliki peluang realisasi yang besar. Hal ini berkaca pada keberhasilan Pemkab Bengkulu Selatan sebelumnya dalam mendatangkan bantuan pusat, seperti pembangunan jembatan di Kota Manna, perbaikan jalan Pematang Bangau, hingga bantuan alat mesin pertanian (Alsintan).
“Artinya kami tidak akan berhenti bergerak ke pusat. Apa yang menjadi peluang untuk kemajuan daerah akan kami kejar dan usulkan,” tegasnya.
Ke depan, Pemkab Bengkulu Selatan berkomitmen untuk terus proaktif menyampaikan kebutuhan infrastruktur ke tingkat nasional. Dukungan fasilitas dari Kemenhub dinilai sangat vital untuk mendukung mobilitas warga dan memodernisasi tata kota di Bengkulu Selatan.***
Penulis: DL