"Maksud kami datang bukan sembarang datang, datang untuk minta tunjuk ajar, kami sudah bulatkan tekad dan sudah punya tiket untuk maju, awalnya banyak diminta dan dorong oleh tokoh agar kami maju pada pesta demokrasi Pilkada Riau," kata Wahid.
Pasangan Cagubri ini juga berkomitmen jika terpilih akan merangkul semua pihak untuk bersama membangun, termasuk membangun dengan pesan nilai budaya dengan melibatkan LAMR.
"Melayu ini identik dengan Islam, adat dan lembaga harus terus menjadi filosofi hidup dalam semua aspek. Kami berkomitmen mambangun Riau ini akan melibatkan semua pihak, termasuk LAMR, supaya yang dibangun ada pesan nilai," lanjut wahid.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Dewan Pimpinan Haria Harian (DPH) LAMR Datuk Sri Taufik Ikram Jamil dan para datuk yang menyambut kedatangan pasangan Cagubri ini.
Dalam sambutan tunjuk ajarnya ia mengingatkan agar tetap berpegang nilai agama dan Adat Melayu.
"Dalam pasal tunjuk ajar melayu, pasal ke-3 nya kepemimpinan, yang pertama, taat kepada Allah SWT, kedua, taat kepada orang tua, sehingga kepemimpinan di negeri melayu erat dengan nilai Islam dan nilai adat sebagai pegangan," kata Datuk Sri Taufik Ikram Jamil.
Dikatakan Datuk Ikram, kepemimpinan di negeri Melayu tidak boleh lepas dari 3 instrumen penting, ibarat petuah tali kapal berpilin 3, yaitu ulama, umara dan adat. Saling terkait, agar kepemimpinan dapat menaungi rakyat.***