Mulai Diberangkatkan, JCH Asal Pekanbaru Kloter Pertama Terbang ke Saudi

I

Isman

Jumat, 24 April 2026 | 14:01 WIB

Mulai Diberangkatkan, JCH Asal Pekanbaru Kloter Pertama Terbang ke Saudi

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau resmi memulai fase pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026. Sebanyak 4.704 jemaah dan petugas asal Riau dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi secara bertahap.

Kepala Kanwil Kemenhaj Riau, Defizon, mengungkapkan bahwa kloter pertama (BTH 03) asal Kota Pekanbaru menjadi rombongan pembuka yang dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada hari ini, Jumat, 24 April 2026.

"Pagi ini jemaah diterbangkan ke Arab Saudi dan akan dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah Riau di Aula II Asrama Haji Batam. Seluruh persiapan administrasi, termasuk visa, sudah rampung 100 persen," ujar Defizon.

Pada musim haji 2026, pemerintah kembali menerapkan pola Embarkasi Batam. Jemaah asal Riau dibagi menjadi dua gelombang, dimana gelombang pertama (Kloter 3 s.d. 12) diberangkatkan langsung menuju Madinah dan gelombang kedua (Kloter BTH 18) bergabung dengan jemaah asal Kalimantan Barat menuju Jeddah.

Mengenai mobilitas, jemaah dari wilayah daratan seperti Pekanbaru, Kampar, dan Rokan Hulu menggunakan jalur udara menuju Batam. Sementara jemaah dari wilayah pesisir seperti Dumai, Bengkalis, dan Inhil menempuh jalur laut menuju titik embarkasi.

Defizon memberikan catatan khusus mengingat 76,2 persen jemaah haji Riau tahun ini masuk dalam kategori Risiko Tinggi (Risti). Mengingat haji adalah ibadah fisik, jemaah diimbau untuk tidak mengabaikan kondisi tubuh.

"Kami meminta jemaah rutin berolahraga ringan dan menjaga pola makan. Persiapan pemahaman manasik juga penting agar jemaah tidak bingung saat menjalankan rukun dan wajib haji di Tanah Suci nanti," tambahnya.

Kemenhaj Riau memastikan bahwa seluruh kebutuhan jemaah, mulai dari konsumsi, koper, hingga transportasi di Arab Saudi, telah disiapkan dengan standar pelayanan terbaik.

"Kami minta jemaah berangkat dengan perasaan senang dan gembira. Jangan berpikir sulit. Jika hati tenang dan gembira, secara fisik jemaah akan lebih kuat dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah," pungkas Defizon.***

Editor: Isman

Sumber: MC Riau