ASAHAN, AmiraRiau.com- Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama unsur Forkopimda melaksanakan kegiatan monitoring langsung ke sejumlah titik strategis, termasuk pos pengamanan, kilang padi, hingga gudang penyimpanan beras milik Bulog, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar yang didampingi Wakil Bupati Rianto serta diikuti jajaran Forkopimda lainnya, seperti Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208/As, unsur DPRD, Kejaksaan, TNI AL, serta pihak Bulog.
Rombongan memulai kegiatan dari Kantor Bupati Asahan sekitar pukul 09.30 WIB, kemudian bergerak menuju pintu keluar Tol Kisaran guna melihat langsung kesiapan jalur yang diperkirakan akan dipadati kendaraan pemudik.
Dari lokasi tersebut, tim melanjutkan kunjungan ke salah satu penggilingan padi di wilayah Kisaran Timur. Di sana, rombongan memastikan proses produksi berjalan normal dan mampu mendukung ketersediaan beras di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.
Selanjutnya, Forkopimda meninjau Pos Pengamanan di kawasan Simpang Empat. Selain mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana, rombongan juga memberikan dukungan moril berupa bingkisan kepada petugas yang berjaga.
Peninjauan berlanjut ke Gudang Bulog Kisaran. Berdasarkan hasil pengecekan, stok beras dinyatakan dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Bahkan, ketersediaannya dinilai lebih dari cukup karena didukung masa panen di sejumlah wilayah pertanian Asahan.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Pos Pelayanan di Stasiun Kereta Api Kisaran. Di lokasi ini, rombongan menyempatkan diri berinteraksi dengan para pemudik serta memastikan pelayanan berjalan optimal.
Bupati Asahan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus mudik.
Ia menegaskan bahwa posisi geografis Kisaran sebagai jalur strategis, khususnya akses keluar masuk tol, menjadikan wilayah ini berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
“Keberadaan pos terpadu sangat penting untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melintas,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi perhatian serius terhadap ketahanan pangan. Dengan kondisi panen yang sedang berlangsung, distribusi gabah ke penggilingan dan penyerapan oleh Bulog berjalan baik sehingga stok beras tetap stabil.
Kegiatan monitoring ini ditutup sekitar pukul 12.05 WIB dan berlangsung dalam situasi yang aman serta kondusif. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.***
Penulis: Heru