Polres Asahan Ungkap 120 Kasus, Pemkab Hidupkan Kembali 'Desa Bersinar'

I

Isman

Senin, 11 Mei 2026 | 10:47 WIB

Polres Asahan Ungkap 120 Kasus, Pemkab Hidupkan Kembali 'Desa Bersinar'
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers yang dihadiri Bupati Asahan dan unsure Forkopimda di Lapangan Tembak Polres Asahan, Kamis (8/5/2026).

ASAHAN, AmiraRiau.com – Kerja keras jajaran Polres Asahan dalam memutus rantai peredaran narkotika internasional membuahkan hasil gemilang. Sebanyak 5 kilogram narkotika jenis sabu berhasil diamankan dari seorang kurir jaringan Malaysia dalam sebuah penyergapan dramatis di Desa Silo Laut, Kecamatan Silau Laut.

Keberhasilan ini dipaparkan langsung oleh Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers yang dihadiri Bupati Asahan dan unsur Forkopimda di Lapangan Tembak Polres Asahan, Kamis (08/05/2026).

Tersangka berinisial S (45), warga asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tak berkutik saat diringkus petugas pada 27 April lalu. Dari tangannya, polisi menemukan 5 kg sabu yang dibawa melalui jalur laut dari Malaysia. Rencananya, barang haram tersebut akan dibawa menuju Kota Solo untuk diedarkan.

"Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Asahan. Penangkapan ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga keamanan nasional dari infiltrasi narkotika luar negeri," tegas AKBP Revi Nurvelani.

Kapolres juga membeberkan capaian luar biasa sepanjang Januari hingga April 2026, di mana pihaknya telah menangani 120 kasus narkotika dengan total 133 tersangka.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, secara khusus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolres dan seluruh personel yang terlibat. Menurut Bupati, pengungkapan 5 kg sabu ini secara tidak langsung telah menyelamatkan ribuan nyawa anak muda di Asahan dan Indonesia.

"Langkah Polres Asahan sangat luar biasa. Pemerintah Kabupaten Asahan dan masyarakat berdiri tegak mendukung setiap tindakan tegas kepolisian. Kita tidak boleh kalah oleh bandar narkoba," ujar Bupati dengan nada penuh penekanan.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Bupati mengumumkan akan menghidupkan kembali program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) di seluruh pelosok Kabupaten Asahan. Program ini bertujuan memperkuat pengawasan di tingkat paling bawah dan mendorong masyarakat agar berani melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan 110.

Konferensi pers tersebut juga dimeriahkan dengan simulasi Sistem Pengamanan Kota (SispamKota), menunjukkan kesiapsiagaan personel Polri dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Asahan.***

Penulis: Heru

Editor: Isman