KAMPAR, AmiraRiau.com – Suasana religius dan penuh semangat mewarnai pembukaan Manasik Haji Akbar tingkat Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Kampar yang secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Dr. H. Erizon Efendi, SAg., MPd, Rabu (22/04/2026) di kawasan Markaz Islami Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini menjadi salah satu manasik haji anak terbesar di Kampar, dengan ribuan peserta didik yang datang dari berbagai lembaga RA. Mengenakan pakaian ihram mini, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian ibadah yang disimulasikan secara edukatif.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Kampar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
“Manasik haji ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi anak-anak untuk mengenal rukun Islam kelima. Ini bukan hanya praktik ibadah, tetapi juga pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan kebersamaan,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan para pendidik yang telah menyukseskan kegiatan berskala besar tersebut.
“Ini luar biasa. Anak-anak kita sejak kecil sudah dikenalkan dengan nilai-nilai spiritual yang mendalam. Kita berharap ini menjadi bekal mereka di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PD IGRA Kabupaten Kampar, Misrah, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa total peserta Manasik Haji Akbar tahun ini mencapai lebih dari dua ribu anak.
“Peserta manasik haji Akbar kita berjumlah lebih dari 2.000 peserta, tepatnya sebanyak 2.008 anak yang berasal dari berbagai Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA),” jelasnya.
Ia merinci, peserta tersebut terbagi dalam beberapa kelompok, yakni KKRA 1 sebanyak 11 RA dengan 311 anak, KKRA 2 sebanyak 16 RA dengan 280 anak, KKRA 3 sebanyak 15 RA dengan 390 siswa, KKRA 4 sebanyak 12 RA dengan 426 siswa, KKRA 5 sebanyak 11 RA dengan 301 anak, serta KKRA 6 sebanyak 10 RA dengan 300 peserta.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mengingat besarnya jumlah peserta yang terlibat.
“Kegiatan ini kita laksanakan selama dua hari, mulai hari Rabu, 22 April hingga Kamis, 23 April 2026. Karena pesertanya lebih dari 2.000, maka kita bagi menjadi dua hari pelaksanaan. Hari ini diikuti oleh KKRA 2, 3, dan 4, sedangkan besok oleh KKRA 1 dan 5,” paparnya.
Manasik haji Akbar ini dirancang menyerupai pelaksanaan ibadah haji sesungguhnya, mulai dari tawaf, sa’i, hingga wukuf secara simbolis. Selain menjadi media edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar lembaga RA se-Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Kampar dalam memperkuat pendidikan keagamaan sejak usia dini, sebagai fondasi membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual.***
Penulis: Ali Akbar