Sapi Raksasa 907 Kg Asal Rumbai Disiapkan Jadi Hewan Kurban Bantuan Presiden di Riau

I

Isman

Jumat, 24 April 2026 | 14:23 WIB

Sapi Raksasa 907 Kg Asal Rumbai Disiapkan Jadi Hewan Kurban Bantuan Presiden di Riau
Sapi jenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 907 kilogram dipersiapkan sebagai sapi kurban bantuan Presiden RI di Riau.

PEKANBARU, AmiraRiau.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau bersama Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru melakukan peninjauan intensif terhadap calon sapi kurban bantuan Presiden RI. Sapi jenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 907 kilogram ini merupakan hasil budidaya peternak lokal di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai.

Hewan tersebut telah dinyatakan lolos seleksi awal dan kini diusulkan ke Sekretariat Presiden untuk disalurkan kepada masyarakat Kota Pekanbaru pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mendatang.

Untuk menjamin keamanan konsumsi, tim ahli telah mengambil sampel guna uji laboratorium secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan oleh UPT Laboratorium Veteriner dan Kesehatan Hewan (LVKH) DPKH Riau guna memastikan sapi bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit menular lainnya.

Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, menjelaskan bahwa setiap tahapan pengujian dijalani dengan sangat serius sesuai standar protokol nasional.

"Peninjauan ini memastikan sapi dalam kondisi prima, bersih dari penyakit, dan memenuhi seluruh syariat sebagai hewan kurban. Kami ingin memastikan hewan bantuan Presiden ini benar-benar aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujar Mimi, Kamis (23/4/2026).

Mimi menambahkan, sapi Simental asal Rumbai ini tidak terpilih secara instan. Hewan tersebut telah melewati proses penilaian cermat oleh para ahli di bidang peternakan, mulai dari postur tubuh, nafsu makan, hingga riwayat kesehatan.

Dengan bobot yang hampir mencapai satu ton, sapi ini diharapkan dapat menghasilkan distribusi daging kurban yang luas bagi warga Pekanbaru. Penunjukan sapi dari peternak lokal ini juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap kualitas peternakan rakyat di Provinsi Riau.

Langkah pengecekan fisik dan klinis ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas hewan kurban agar memenuhi unsur Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).***

Editor: Isman

Sumber: MC Riau