PEKANBARU, AmiraRiau.com – Panitia Seleksi (Pansel) PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) secara resmi telah menutup proses pendaftaran calon Komisaris pada Senin, 21 April 2026. Setelah sempat dilakukan perpanjangan waktu, sebanyak empat pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dipastikan ikut bertarung dalam seleksi ini.
Ketua Pansel PT SPR, M. Job Kurniawan, mengungkapkan bahwa syarat utama posisi ini adalah Pejabat Tinggi Pratama aktif di lingkungan Pemprov Riau.
"Ada empat orang yang mendaftar secara resmi. Saat ini proses berlanjut ke tahap seleksi administrasi," ujar M. Job Kurniawan, Kamis (23/4/2026).
Keempat figur yang mendaftar merupakan kepala dinas dan kepala biro strategis di Setda Riau, yakni Zulfahmi, S.T., M.T. (Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa), Mardoni Akrom, S.I.P., M.T. (Kepala Biro Administrasi Pimpinan), Sri Irianto (Kepala Biro Ekonomi dan SDA) dan Vera Angelika OK (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).
Pansel akan segera mengumumkan hasil seleksi administrasi pada Jumat, 24 April 2026. Peserta yang dinyatakan lolos wajib bersiap menghadapi serangkaian tes lanjutan yang ketat.
Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) akan dilaksanakan 27 April hingga 5 Mei 2026. Tes ini akan dilakukan oleh Lembaga Profesional/UPT Kompetensi BKD Riau (Akreditasi A). Pengumuman Hasil UKK: 6 Mei 2026 dan wawancara akhir dengan Gubernur Riau 8 Mei 2026.
Sebelumnya, pendaftaran sempat diperpanjang melalui Pengumuman Nomor: 12/PANSEL/SPR/2026 karena minimnya peminat pada penutupan tahap pertama 10 April lalu.
Langkah perpanjangan ini diambil guna memenuhi amanat Permendagri Nomor 37, yang mensyaratkan pelaksanaan seleksi administrasi dan UKK harus menghasilkan paling sedikit 3 dan paling banyak 5 calon anggota Dewan Pengawas atau Komisaris.
Dengan masuknya empat pendaftar ini, seleksi dipastikan dapat berjalan sesuai regulasi untuk mendapatkan sosok pengawas yang mampu mendorong performa PT SPR (Perseroda) ke depannya.***