KAMPAR, AmiraRiau.com – Sejumlah masyarakat Desa Pulau Permai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, meminta Bupati Kampar Ahmad Yuzar memberikan perhatian serius terhadap polemik pemerintahan desa, khususnya terkait rencana pengaktifan kembali Kepala Desa (nonaktif), Joneri.
Permintaan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang berisi aspirasi masyarakat. Mereka menilai terdapat sejumlah persoalan yang belum mendapatkan penyelesaian dan meminta Pemerintah Kabupaten Kampar segera mengambil langkah untuk menindaklanjutinya, Minggu (1/11/2026).
Dalam pernyataannya, salah seorang perwakilan masyarakat mengungkapkan keberatan terhadap sikap Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pulau Permai yang disebut berencana mengajukan pengaktifan kembali Joneri sebagai kepala desa.
Menurutnya, rencana tersebut seharusnya terlebih dahulu dibicarakan melalui musyawarah bersama masyarakat, termasuk melibatkan tokoh-tokoh masyarakat desa.
"Ketua BPD Desa Pulau Permai ingin mengajukan pengaktifan Kepala Desa nonaktif, Saudara Joneri. Namun, kami menilai tidak pernah ada musyawarah dengan masyarakat. Kami sendiri selaku tokoh masyarakat tidak pernah diajak untuk bersosialisasi ataupun bermusyawarah terkait persoalan tersebut," ungkapnya salah seorang ninik Persukuan Bendang M Samsir.
Atas kondisi itu, masyarakat meminta Bupati Kampar agar turun tangan dan memperhatikan aspirasi yang mereka sampaikan.
Bahkan, mereka secara tegas meminta agar proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Kepala Desa Pulau Permai dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami mohon sekali kepada Bapak Bupati Kampar agar segera memproses PAW kepala desa kami, Desa Pulau Permai," tegasnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut secara serius, sehingga polemik pemerintahan desa tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan melalui sebuah video yang ditujukan langsung kepada Bupati Kampar. Dalam penyampaiannya, perwakilan masyarakat berharap pemerintah daerah dapat turun tangan untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang selama ini dinilai belum mendapatkan penyelesaian dari aparatur pemerintahan di Kecamatan Tambang.
"Kami meminta kepada Bapak Bupati Kampar selaku pimpinan pemerintahan di Kabupaten Kampar agar memperhatikan desa kami, Desa Pulau Permai. Sebab, masih banyak persoalan yang belum terselesaikan oleh aparatur pemerintahan yang ada di Kecamatan Tambang," ungkap salah seorang tokoh agama Edi perwakilan masyarakat dalam video tersebut.
Masyarakat berharap, melalui penyampaian aspirasi tersebut, Bupati Kampar dapat mempertimbangkan dan menindaklanjuti persoalan yang mereka sampaikan secara lebih serius.
Mereka juga mengingatkan agar berbagai permasalahan yang belum terselesaikan tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat memicu kejadian yang tidak diinginkan di kemudian hari.
"Kami berharap aspirasi ini dapat diterima dan menjadi perhatian Bapak Bupati Kampar. Kami hanya ingin persoalan yang ada di desa kami mendapatkan penyelesaian yang baik," lanjutnya.
Di akhir penyampaiannya, masyarakat kembali memohon agar Bupati Kampar memberikan perhatian terhadap kondisi dan berbagai persoalan yang dihadapi warga Desa Pulau Permai.
Aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan pelayanan pemerintahan dan penyelesaian persoalan masyarakat di tingkat kecamatan maupun desa berjalan sebagaimana mestinya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghimpun konfirmasi resmi dari Ketua BPD Desa Pulau Permai maupun Camat Tambang guna mendapatkan keterangan yang berimbang.***
Penulis: Hasbi
Editor: Isman