In Memoriam: Selamat Jalan Ibu Hj. Aisyah, Guru Inspiratif Berdedikasi

I

Isman

Jumat, 17 April 2026 | 10:31 WIB

In Memoriam: Selamat Jalan Ibu Hj. Aisyah, Guru Inspiratif Berdedikasi

 Oleh: Dewi Kamalasari

TERLAHIR dengan nama Aisyah yang lahir di Ipoh, Malaysia pada 15 April 1939, kelak menjadi guru yang memiliki dedikasi dalam mendidik anak muridnya.

Sebagai seorang pendidik, Aisyah dikenal memiliki kemauan yang keras dan selalu bersyukur dengan apa yang diraihnya. Menjadi lulusan terbaik di sekolahnya mengantarkannya mendapat beasiswa untuk masuk sekolah pendidikan guru (SPG) di Padang Panjang.

Dan setelah menamatkan sekolah pendidikan guru (SPG) di Padang Panjang, selanjutnya Aisyah melamar sebagai guru di pekanbaru. Tahun 1958, Sekolah Dasar (SD) di Rumbai merupakan sekolah pertama untuk mengabdi sebagai pengajar di usia ke 19 tahun.

Menjadi pengajar merupakan cita cita Aisyah. Beberapa sekolah yang ada di pekanbaru telah dilalui oleh beliau. Terhitung pada 1 Juni 1960 keluarlah surat keputusan yang menetapkan beliau sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sekolah SD 008 Jalan Cempaka, Kecamatan Senapelan menjadi SD pertama beliau mengajar.

Pengalaman beliau sebagai guru telah membawa beliau mengenal dunia pendidikan hingga beliau berkiprah sebagai anggota DPRD Kota Pekanbaru dari tahun 1991 sampai dengan 1997 (tercatat pula sebagai wakil ketua komisi E) dan tidak bersedia dicalonkan kembali karena terpanggil untuk mengabdi pada sosial kemasyarakatan. Kemudian beliau juga aktif dalam organisasi sejak tahun 1970 an, terakhir beliau di sibukkan dalam organisasi Badan Koordinasi Majlis Taklim (BKMT)  dan Yayasan Amal Bhakti Majelis Taklim.

Pada kepengurusan yayasan dibawah naungan BKMT tersebut beliau menjabat sebagai ketua yayasan hingga akhir hayat. Banyak gebrakan yang telah beliau lakukan selama menjabat sebagai ketua yayasan terutama terhadap perkembangan SMK Amal Ikhlas di Bencah Kelubi Tapung diantaranya membangun masjid dan membuat pagar keliling sekolah.

Karena jiwa sosialnya yang tinggi beliau juga membangun rumah tahfiz pada tahun 2020 yaitu PTQ RADHI INSANI yang beralamat Jl Darma Bakti Gg Bambu Pekanbaru, rumah tahfiz bagi anak yang kurang mampu yang punya keinginan besar untuk hafiz Qur’an maka bisa menimba ilmu di PTQ RADHI INSANI secara gratis. 

Pada tanggal 27 November 2025 beliau menghadiri acara Penyuluh Kesehatan bagi murid SMK Amal Ikhlas Bencah Kelubi dan sebagai ketua yayasan beliau memberikan sambutannya dengan memberikan motivasi kepada murid SMK agar selalu menjaga kesehatan dan menjauhi bahaya merokok, itulah kunjungan terakhir beliau ke sekolah yang berada dibawah naungan yayasan Amal Bhakti Majelis Taklim.

Beberapa hari sebelum sakit beliau masih berkoordinasi dengan pengurus lainnya mengenai jalannya kegiatan yayasan terutama mengenai sekolah dibawah naungan yayasan dan kepengurusan akta notaris perubahan pengurus yayasan. Tanggal 20 Januari 2026 pukul 23.38 WIB kami pengurus BKMT menerima berita duka atas meninggalnya Bu Aisyah. Innalilllahi wa Inna Ilaihi Roji’un.***

(Dewi Kamalasari. Penulis; Ketua Bidang Kerjasama dan Humas BKMT Provinsi Riau)