BANGKINANG, AmiraRiau.com - Masyarakat yang mengalami kendala atau memiliki keluhan terkait pelayanan di RSUD Bangkinang kini tidak perlu lagi datang langsung ke bagian pengaduan. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kampar itu resmi menghadirkan layanan pengaduan digital "Lapor Pak Dir" yang dapat diakses dengan mudah melalui pemindaian QR Code maupun tautan khusus https://app.rsudbangkinang.kamparkab.go.id/lapor-pak-direktur/
Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan secara langsung kepada manajemen rumah sakit.
Selain mempercepat penanganan keluhan, sistem ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui evaluasi yang berkelanjutan.
Melalui aplikasi E-Pengaduan "Lapor Pak Dir", pasien, keluarga pasien maupun masyarakat dapat menyampaikan berbagai bentuk masukan, mulai dari keluhan pelayanan, kritik yang membangun, saran perbaikan hingga apresiasi kepada petugas rumah sakit.
Direktur RSUD Bangkinang, dr. Imawan Hardiman, Sp.DVE, menjelaskan bahwa masyarakat cukup memindai QR Code yang telah disediakan atau mengakses tautan layanan untuk menyampaikan pengaduannya.
"Melalui pemindaian QR Code atau tautan khusus, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan pelayanan, kritik yang membangun, saran hingga apresiasi kepada petugas secara mudah, cepat, dan aman," ujar Imawan dikutip Jumat (17/7/2026).
Ia mengatakan, sistem tersebut dirancang agar setiap laporan dapat diterima manajemen rumah sakit secara lebih cepat sehingga proses tindak lanjut terhadap setiap pengaduan menjadi lebih efektif dan transparan.
Masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan pengaduan secara objektif, disertai informasi yang jelas dan sesuai dengan kondisi yang dialami agar memudahkan proses verifikasi serta penyelesaian oleh pihak rumah sakit.
"Dengan begitu, setiap masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengapresiasi inovasi digital yang dilakukan RSUD Bangkinang sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik di bidang kesehatan.
"Inovasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan di RSUD Bangkinang. Melalui pengintegrasian sistem pengaduan pasien dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), proses penyampaian, pencatatan, pemantauan hingga tindak lanjut pengaduan dapat dilakukan secara lebih cepat, terukur, transparan, dan akuntabel," kata Ahmad Yuzar.
Ia berharap inovasi tersebut tidak hanya menjadi peluncuran aplikasi semata, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit serta membangun budaya kerja yang semakin profesional, responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan ini untuk menyampaikan masukan maupun keluhan secara bertanggung jawab. Setiap masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Bangkinang," tutup Ahmad Yuzar.***