MANNA, AmiraRiau.com – Memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) tetap kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Rutan Kelas IIB Manna menggelar inspeksi kesehatan berupa tes urin mendadak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (18/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Rutan Manna ini menyasar sejumlah WBP yang dipilih secara acak. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan hunian.
Petugas Medis Klinik Pratama Rutan Manna, Ns. Aprianto, Am.d Kep, memimpin langsung proses pengujian laboratorium tersebut dengan pengawalan ketat dari Staf Kesatuan Pengamanan Rutan.
"Kami mengambil sampel urin dari WBP dan langsung mengujinya menggunakan alat tes standar. Hasilnya, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif. Tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba di kalangan WBP yang kami uji hari ini," jelas Aprianto.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan agenda rutin yang intensitasnya ditingkatkan menjelang hari besar keagamaan untuk memastikan kesehatan fisik dan mental para penghuni rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Muhamad Nur, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi sedikitpun terhadap peredaran gelap narkoba. Menurutnya, lingkungan yang bersih dari narkoba adalah kunci utama keberhasilan pembinaan.
"Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan religius bagi WBP. Tes urin ini adalah bagian dari persiapan kami menyambut Ramadhan agar para warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan fokus tanpa pengaruh zat terlarang," tegas Muhamad Nur.
Selain aspek keamanan, tes urin ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif di antara warga binaan tentang pentingnya menjaga ketertiban. Rutan Manna berharap suasana yang tertib ini terus terjaga sehingga program-program keagamaan yang telah disiapkan selama bulan suci nanti dapat berjalan dengan maksimal dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak.***
Penulis: Erlan S